Benarkah Iran Benar-benar Bisa Menutup Selat Hormuz? Ini Penjelasannya
📅 Senin, 23 Jun 2025, 21:05 WIB | Oleh: Eko S
Apa Dampaknya Jika Selat Hormuz Ditutup?
Penutupan Selat Hormuz dapat memicu lonjakan harga minyak di atas US$100 per barel, mendorong inflasi global dan memperlambat pertumbuhan ekonomi, terutama di negara-negara pengimpor seperti India, Jepang, dan negara-negara Eropa.
Tiongkok, yang mengimpor hampir 90 persen minyak Iran, akan menjadi salah satu pihak yang paling terdampak. Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyebut rencana tersebut sebagai “bunuh diri ekonomi” bagi Iran, dan memperingatkan bahwa dampaknya bisa lebih besar bagi negara lain ketimbang AS sendiri.
Namun, sejarah menunjukkan bahwa gangguan terhadap pasokan minyak dunia seringkali tidak berlangsung lama. Seperti pada invasi Irak ke Kuwait (1990), Perang Irak (2003), hingga invasi Rusia ke Ukraina (2022), harga minyak yang semula melonjak kembali stabil dalam beberapa bulan karena kapasitas produksi cadangan global.
Sebaiknya Anda baca juga:
Situasi Terkini: Retorika Meningkat, Aktivitas Maritim Masih Normal
Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai gangguan langsung terhadap pelayaran di Selat Hormuz. Namun, ketegangan regional sudah berdampak pada sektor pelayaran global. Tarif angkutan laut dilaporkan melonjak rata-rata 55 persen secara bulanan, mencerminkan ketidakpastian tinggi dan meningkatnya biaya risiko operasional di kawasan.
Meskipun belum terjadi penutupan selat secara fisik, para analis memperingatkan bahwa eskalasi militer yang lebih jauh dapat mendorong Iran mewujudkan ancamannya, dengan konsekuensi ekonomi dan geopolitik yang besar di seluruh dunia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!