Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mahakam Ulu dan Yayasan Kelola Hutan Kalimantan secara Berkelanjutan

📅 Kamis, 19 Jun 2025, 13:31 WIB | Oleh:
Mahakam Ulu dan Yayasan Kelola Hutan Kalimantan secara Berkelanjutan Doc: ist
Ket. hutan lestari

JAKARTA – Pembangunan ekonomi masyarakat harus dengan tetap menjaga kelestarian ekologis. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur, bersama Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) berkolaborasi mengelola hutan berkelanjutan.

"Komitmen kolaborasi ini pembangunan berkelanjutan ini kami buktikan dengan penandatanganan nota kesepakatan kerja sama yang kami lakukan Rabu (18/6) kemarin di Jakarta dan akan berlaku selama lima tahun ke depan," ujar Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh di Jakarta, Kamis.

Kerja sama ini dilakukan karena salah satu komitmen pemerintahannya yaitu merancang kebijakan yang terukur dan kontekstual, dengan tetap menjaga keharmonisan antara kelestarian ekologis, pemenuhan kebutuhan sosial dasar, serta penguatan fondasi ekonomi lokal.

Mahulu memiliki hutan hujan terluas di  Kalimantan Timur (Kaltim), sehingga kemitraan strategis ini menjadi penegasan komitmen pihaknya untuk menjadikan pembangunan berkelanjutan sebagai pijakan utama dalam perencanaan dan pelaksanaan kebijakan daerah.

Kerja sama ini terjalin, lanjut Boni, sapaan akrabnya, berangkat dari rekam jejak YKAN yang sejak tahun 2002 mendampingi masyarakat dan pemerintah daerah (pemda) yang tersebar di Kaltim dalam mengawal pembangunan hijau.

Sedangkan Kabupaten Mahulu menjadi salah satu daerah yang pernah mendapat pendampingan YKAN pada kurun waktu tahun 2020 – 2024 melalui Program SEGAR yang didanai USAID.

Di tingkat tapak, YKAN mendampingi masyarakat di sekitar hutan untuk menekan laju deforestasi melalui tata kelola hutan berkelanjutan, perencanaan tata guna lahan dan pengembangan komoditas masyarakat.

"Sedangkan kami juga didampingi untuk bisa menghasilkan kebijakan yang mendukung pengelolaan kawasan berkelanjutan, termasuk penerapan prinsip-prinsip perlindungan keanekaragaman hayati," ujar Bupati Bonafasius.

Sementara Direktur Eksekutif YKAN Herlina Hartanto mengapresiasi komitmen Pemkab Mahulu dalam mengelola sumber daya alam mereka secara berkelanjutan. Diperkirakan dalam 30 tahun terakhir, kata dia, hampir 30 persen dari luas hutan di Kalimantan telah beralih fungsi untuk pengembangan perkebunan dan industri ekstraktif.

"Padahal hutan Kalimantan sangat kaya akan keanekaragaman hayati dan menyimpan karbon dalam jumlah yang sangat besar, sehingga memainkan peran kunci dalam mitigasi perubahan iklim, maka kami sangat mengapresiasi inisiatif Pemkab Mahulu," kata Herlina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Olahraga
Kalah dari Persija, Pelatih...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.