62 Gempa Dangkal di Selat Lombok Getarkan Bali, BMKG Minta Warga Tingkatkan Kesiapsiagaan
📅 Rabu, 07 Jan 2026, 14:20 WIB | Oleh: Muhammad Daniel Ramadhan
Doc: ANTARA News
JAKARTA - Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mencatat terjadinya peningkatan aktivitas gempa bumi tektonik di wilayah Selat Lombok yang turut dirasakan di Bali. Sepanjang periode 5–7 Januari 2026, terdeteksi sebanyak 62 kejadian gempa dengan magnitudo kecil.
Kepala BBMKG Wilayah III, Cahyo Nugroho, menjelaskan bahwa rangkaian gempa tersebut memiliki kekuatan berkisar antara magnitudo 1,4 hingga 2,8. Gempa-gempa itu tergolong gempa dangkal dengan kedalaman antara 10 hingga 47 kilometer.
“Wilayah Selat Lombok mengalami peningkatan aktivitas gempa bumi tektonik,” ujar Cahyo di Denpasar, Rabu.
Berdasarkan analisis lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, BMKG menyimpulkan bahwa rangkaian gempa tersebut dipicu oleh aktivitas sesar aktif di dasar laut. Aktivitas ini menunjukkan dinamika geologi yang masih berlangsung di kawasan tersebut.
Cahyo menegaskan bahwa hingga kini gempa bumi belum dapat diprediksi secara pasti. Oleh karena itu, peningkatan literasi kebencanaan di tengah masyarakat menjadi langkah penting untuk menekan potensi risiko.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Mengingat dinamika bumi yang kompleks, gempa bumi sampai saat ini belum dapat diprediksi secara tepat,” katanya.
BMKG pun mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan melalui pemahaman mitigasi mandiri. Saat merasakan gempa kuat dan berdurasi lama, warga diminta segera melindungi kepala, menjauhi kaca serta bangunan rapuh, dan bergerak ke area terbuka. Warga yang berada di wilayah pesisir juga disarankan menjauhi pantai guna mengantisipasi kemungkinan gempa susulan.
Sepanjang 2025, aktivitas kegempaan di Bali terbilang tinggi. BMKG mencatat terdapat sedikitnya 26 sesar aktif dan sesar potensial di Pulau Dewata. Beberapa di antaranya berada di wilayah Jimbaran, Pantai Timur Bali, Klungkung, Seraya Selatan, Tampaksiring, Barat Laut Gunung Agung, hingga Denpasar. Selain itu, sesar lain juga tersebar di kawasan Negara Timur dan Barat, Gilimanuk, Seririt, Pupuan, hingga Tejakula.
Sebaiknya Anda baca juga:
BMKG mengajak masyarakat untuk selalu mengikuti informasi resmi terkait aktivitas gempa dan peringatan dini melalui kanal komunikasi BMKG, seperti media sosial @infoBMKG, laman bmkg.go.id, situs peringatan dini inatews.bmkg.go.id, serta aplikasi InfoBMKG.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!