Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pertamina Tambah Pasokan 710.160 Tabung Elpiji 3 kg untuk Jateng

📅 Kamis, 26 Feb 2026, 16:18 WIB | Oleh:
Pertamina Tambah Pasokan 710.160 Tabung Elpiji 3 kg untuk Jateng Doc: ANTARA/HO-Pertamina
Ket. Petugas Pertamina menata tabung elpiji 3 kilogram yang akan didistribusikan kepada masyarakat.

SEMARANG -- PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menyalurkan extra dropping atau tambahan elpiji 3 kilogram sebanyak 710.160 tabung atau setara dengan 2.130 metrik ton (MT) untuk wilayah Jawa Tengah.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional Jawa Bagian Tengah Taufiq Kurniawan, di Semarang, Kamis, mengatakan bahwa tambahan itu merupakan extra dropping, yakni pasokan di luar alokasi harian reguler yang telah ditetapkan.

"Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipatif untuk menjaga ketersediaan elpiji 3 kg selama Ramadan," katanya.

Ia menjelaskan bahwa penambahan tersebut merupakan hasil evaluasi bersama pemerintah daerah terkait peningkatan permintaan elpiji 3 kg selama Ramadan.

"Extra dropping ini merupakan hasil evaluasi bersama pemerintah daerah atas tren peningkatan konsumsi selama Ramadan," katanya.

Tambahan sebanyak 710.160 tabung tersebut, kata dia, akan disalurkan secara bertahap hingga minggu depan.

"Kami akan terus evaluasi sesuai perkembangan kebutuhan di lapangan," katanya.

Pertamina memastikan tambahan pasokan itu akan langsung memperkuat stok di pangkalan, sehingga masyarakat tetap dapat memperoleh elpiji 3 kg sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Ia mengimbau masyarakat untuk membeli elpiji 3 kg di pangkalan resmi agar mendapatkan harga sesuai HET.

Untuk lokasi pangkalan terdekat, kata dia, dapat dengan mudah diakses melalui laman subsiditepatlpg.mypertamina.id dengan memasukkan lokasi tempat tinggal untuk mengetahui titik distribusi resmi terdekat.

Selain itu, masyarakat juga diharapkan tidak membeli elpiji 3 kg dengan harga yang melambung tinggi di atas HET agar terhindar dari oknum yang tidak bertanggung jawab.

Menurut dia, langkah paling sederhana yang dapat dilakukan masyarakat adalah memastikan pembelian dilakukan di pangkalan resmi dan tidak membeli elpiji 3 kg di pengecer apabila harga melambung jauh di atas HET Rp18.000.

"Secara rata-rata, di setiap desa/kelurahan terdapat 9-10 pangkalan resmi elpiji 3 kg yang telah terdaftar dan diawasi, sehingga akses masyarakat terhadap elpiji subsidi tetap terjaga," katanya.

Ia memastikan Pertamina akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta melakukan monitoring intensif guna memastikan distribusi elpiji 3 kg berjalan lancar, tepat sasaran, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Sarapan Terbaik Jika Anda Ingin Menurunkan Kolesterol LDL

22 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Sarapan Terbaik Jika Anda I...
Daerah
Aksi Mogok Jualan Pedagang ...
Daerah
Pameran Bursa Kerja Bandung...
  • Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
    Preview komentar:
    Hubungi nomor 082178509155 Atau 1500001 (layanan khusus untuk ...
    Anda dapat menghubungi layanan support (Tokocrypto) melalui nomor ...
  • Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
    Preview komentar:
    Berikut Nomor Whatsapp Resmi Tokocrypto adalah +62 818-898-300, ...
    Perlu di ingat, Saluran resmi Tokocrypto, hanya di ...
  • Rp2,2 Triliun Digelontorkan! Kementerian PKP Kebut Bangun Huntap Pascabencana di Sumatera
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi (Bri QLola) hanya ...
    Saluran resmi (Bri QLola) hanya bisa dihubungi di ...
Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

19 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.