Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perdana Menteri India Bantah Mediasi AS dalam Gencatan Senjata India-Pakistan

📅 Rabu, 18 Jun 2025, 17:00 WIB | Oleh:
Perdana Menteri India Bantah Mediasi AS dalam Gencatan Senjata India-Pakistan Doc: Reuters

JAKARTA - Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan secara langsung kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahwa gencatan senjata antara India dan Pakistan pada Mei lalu bukan hasil mediasi Washington, melainkan hasil pembicaraan langsung antara militer kedua negara. Hal ini diungkap oleh Menteri Luar Negeri India Vikram Misri pada Selasa malam (17 Juni), usai percakapan telepon kedua pemimpin di sela-sela pertemuan puncak G7 di Kanada.

Pernyataan ini menjadi klarifikasi atas klaim Trump bulan lalu, yang mengatakan bahwa konflik empat hari antara dua negara bersenjata nuklir itu berakhir karena campur tangan AS. Trump sebelumnya menyebut bahwa dirinya mendorong India dan Pakistan untuk mengakhiri permusuhan dan fokus pada perdagangan.

Namun, menurut Misri, Modi menegaskan tidak pernah ada pembahasan mengenai kesepakatan dagang India-AS atau permintaan mediasi dari AS dalam penyelesaian konflik perbatasan.

“Perdana Menteri Modi mengatakan dengan jelas bahwa India tidak pernah menerima mediasi dari pihak ketiga di masa lalu dan tidak akan pernah melakukannya di masa depan,” ujar Misri dalam konferensi pers.

Ia juga menekankan bahwa komunikasi militer yang terjadi antara India dan Pakistan pada 7–10 Mei merupakan inisiatif langsung dari kedua belah pihak, melalui saluran militer resmi, dan disepakati setelah permintaan dari pihak Pakistan.

Pertemuan tatap muka antara Trump dan Modi sejatinya dijadwalkan berlangsung di sela-sela KTT G7, di mana Modi hadir sebagai tamu kehormatan. Namun, Trump meninggalkan Kanada lebih awal untuk menghadapi situasi di Timur Tengah, sehingga pertemuan itu digantikan dengan percakapan via telepon.

Pemerintah Pakistan sendiri sebelumnya mengakui bahwa gencatan senjata pada 10 Mei dicapai usai mereka membalas panggilan yang diprakarsai oleh militer India.

Sementara itu, Gedung Putih belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan India mengenai isi panggilan Modi-Trump tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Paus Leo XIV Jalani Operasi...
Advertisement
KPK OTT ke-22 Tahun 2026 di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan

KPK OTT ke-22 Tahun 2026 di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.