Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Starmer dan Trump Sepakati Kesepakatan Perdagangan, Inggris Dapat Kelonggaran Tarif Ekspor

📅 Selasa, 17 Jun 2025, 15:55 WIB | Oleh:
Starmer dan Trump Sepakati Kesepakatan Perdagangan, Inggris Dapat Kelonggaran Tarif Ekspor Doc: Getty Images

JAKARTA - Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mencapai kesepakatan perdagangan bilateral, yang diumumkan saat pertemuan Kelompok Tujuh (G7) di Kananaskis, Kanada. Kesepakatan ini bertujuan memangkas tarif ekspor utama Inggris dan meningkatkan kuota untuk produk pertanian AS yang masuk ke Inggris.

Kesepakatan tersebut mencakup pelonggaran hambatan perdagangan di sektor otomotif, pertanian, dan kedirgantaraan, meskipun tidak mencakup tarif baja, salah satu tuntutan utama dari pihak Inggris. Trump, dalam pernyataannya, menyebut Inggris sangat terlindungi dan menyebut perlakuan khusus tersebut.

Trump menandatangani perintah eksekutif yang secara signifikan memberikan keringanan tarif untuk industri pesawat kedirgantaraan sipil Inggris, dengan membebaskan sektor ini dari tarif dasar AS sebesar 10%. Di sisi lain, tarif untuk ekspor otomotif Inggris akan dikurangi dari 27,5% menjadi 10% pada akhir Juni 2025, dengan kuota tahunan sebesar 100.000 unit kendaraan.

Adapun untuk baja, AS menyetujui pembebasan tarif hingga kuota tertentu yang masih belum ditetapkan. Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick akan menentukan batas kuota produk yang dapat masuk ke pasar AS tanpa dikenakan tarif 25%. Sebagai imbalannya, Inggris sepakat untuk memenuhi persyaratan AS terkait keamanan rantai pasokan baja dan aluminium, termasuk menyangkut struktur kepemilikan pabrik baja.

Hal ini mengacu pada kekhawatiran AS terkait British Steel, yang saat ini masih dimiliki oleh Jingye Group dari Tiongkok, meskipun pemerintah Inggris telah mengambil alih kendali operasional atas pabrik tersebut.

Dalam momen canggung saat konferensi pers, Trump sempat menjatuhkan sebagian dokumen kesepakatan ketika membukanya di hadapan wartawan. Starmer dengan sigap memungut dokumen tersebut, sebelum Trump menyebutnya secara keliru sebagai perjanjian perdagangan dengan Uni Eropa, padahal Inggris telah keluar dari blok tersebut sejak lima tahun lalu.

Kesepakatan ini menandai perjanjian dagang besar pertama yang dicapai Trump setelah kebijakan tarif agresifnya terhadap berbagai negara. Gedung Putih menyebut pencapaian ini sebagai bukti keberhasilan perang tarif, khususnya setelah Inggris menyepakati akses kuota 13.000 metrik ton daging sapi bagi petani dari kedua negara.

Meski begitu, pihak Inggris menegaskan bahwa impor daging dari AS tetap harus memenuhi standar keamanan pangan yang berlaku di Inggris. Sementara itu, bagi Keir Starmer, kesepakatan ini menjadi validasi strategi diplomatiknya yang berhati-hati terhadap Trump, meski ketiadaan keputusan final terkait baja masih menjadi catatan krusial dalam negosiasi tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.