Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Idul Adha Bisa Jadi Momentum Pemberdayaan Peternak Rakyat

📅 Sabtu, 07 Jun 2025, 13:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Idul Adha Bisa Jadi Momentum Pemberdayaan Peternak Rakyat Doc: The Conversation
Ket. Di pedesaan, para pemilik sapi ataupun peternak melepas sapinya di alam bebas untuk mencari makanannya sendiri.

Afni Regita Cahyani Muis, Universitas Darussalam Gontor

Dengan jumlah penduduk 284 juta orang, kebutuhan makanan Indonesia cukup besar. Belum lagi, demografi penduduk yang mayoritas muslim menjadikannya sebagai pasar daging sapi, kambing, atau lembu potensial–terutama di momen perayaan Idulfitri dan Iduladha.

Melansir Badan Pusat Statistik, permintaan daging di Indonesia tahun 2024 mencapai 759.688 ton. Sayangnya, pasokan yang bisa tersedia dari produsen daging dalam negeri hanya mencapai 496.246 ton.

Hal inilah yang menyebabkan publik sering mendengar aksi importasi daging, sapi bakalan, hingga siap potong saban tahun.

Padahal, Kementerian Pertanian mencatat ada hampir 5 juta peternak skala rumah tangga. Namun, secara tren sejak tahun 2020, produksi daging sapi yang dihasilkan para peternak lokal berkurang.

Segudang tantangan perberdayaan peternak sapi lokal

Peternakan sapi di Indonesia mengalami perkembangan yang sangat memprihatinkan sampai saat ini. Pelaku usaha peternakan di Indonesia saat ini adalah peternakan rakyat yang berkontribusi sebanyak 78% dalam pasokan sapi. Usaha peternakan sapi di indonesia yang berfokus pada sapi potong didominasi oleh peternakan rakyat sebesar 4,20 juta orang yang menguasai lebih dari 98% ternak di Indonesia

Sayangnya, aktivitas peternakan rakyat belum berdaya. Industri peternakan lokal masih menghadapi tantangan dalam aspek seperti pembiayaan, investasi, hingga kemitraan. Masalah lainnya adalah pengelolaan informasi pemasaran yang tak memadai, kurangnya bimbingan teknis/pelatihan pengolahan hasil peternakan, pembinaan pendampingan sistem organik peternakan, dan pemutakhiran basis data UPH Peternakan.

Selain manajemen peternak, tantangan utama Indonesia untuk mencapai ketahanan suplai hewan kurban adalah pemerataan distribusi. Namun yang terjadi adalah distribusi yang tidak merata. Contohnya, sepanjang tahun 2024, sekitar 60% hewan kurban dan daging sapi berada di wilayah perkotaan karena ketimpangan antara desa dengan kota yang memengaruhi daya beli daging.

Akibatnya, secara nasional, rapor positif peningkatan produksi ternak Indonesia pada tahun 2024 masih didominasi ayam—sekitar 31,54% dari total produksi ternak nasional. Sementara realisasi pertumbuhan produksi daging sapi hanya tumbuh tipis sebanyak 3,93% atau 477 ribu ton.

Distribusi yang tidak merata juga hingga kini masih disebabkan oleh permasalahan klasik yakni mahalnya ongkos kirim. Seperti yang diketahui ongkos logistik di Indonesia kalah kompetitif dibandingkan negara di kawasan Asia Tenggara. Saking mahalnya ongkos logistik intranegeri di Indonesia, masih lebih murah ongkos kirim impor.

Perlunya acuan model bisnis dan logistik yang efektif

Pemerintah sebenarnya sedang berfokus memberdayakan peternak skala rumah tangga melalui banyak aspek.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

36 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Ekonomi
BNI Perkuat Komitmen Lestar...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.