Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kodim Cianjur Pastikan Pelaku Perampokan Bersenpi Bukan Anggota TNI

📅 Jumat, 27 Mar 2026, 18:50 WIB | Oleh:
Kodim Cianjur Pastikan Pelaku Perampokan Bersenpi Bukan Anggota TNI Doc: antara foto
Ket. Kepala Staf Kodim 0608/Cianjur Mayor Cba Ujang Rohmat di Cianjur, Jumat (27/3).

CIANJUR - Komando Distrik Militer 0608/Cianjur, Jawa Barat (Jabar), memastikan dua orang pelaku perampokan dengan senjata api yang mengaku anggota TNI dan salah seorang-nya sudah ditangkap polisi merupakan warga sipil.

Kepala Staf Kodim 0608/Cianjur Mayor Cba Ujang Rohmat di Cianjur, Jumat (27/3), mengatakan pihaknya sudah mendalami video yang beredar di media sosial yang menyebutkan keduanya merupakan anggota TNI merupakan berita bohong.

Sedangkan senjata yang digunakan merupakan airsoftgun bukan senjata api, sehingga aksi yang mereka lakukan tidak ada kaitan dengan TNI atau kesatuan manapun, sehingga pihaknya membantah video yang beredar ada kaitan dengan TNI.

"Jadi video yang beredar menyebutkan mereka anggota TNI yang masuk rumah warga di Kecamatan Cilaku, sehingga meresahkan karena disebut-sebut keduanya membawa senjata api setelah didalami itu merupakan senjata jenis airsoftgun," katanya.

Pihaknya menyebutkan perbuatan yang dilakukan kedua orang tersebut terkait gadai kendaraan, dan salah satu dari pelaku sudah ditangkap dan diserahkan ke Polres Cianjur, sehingga kasusnya saat ini sudah ditangani pihak kepolisian.

Sementara video video aksi perampokan yang dilakukan kedua orang pelaku di Perumahan Pataruman Regency, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, sempat direkam warga dan viral di media sosial dimana pelaku membawa senjata api dan mengaku sebagai anggota TNI.

Warga tidak dapat berbuat banyak karena takut dengan senjata yang dikeluarkan pelaku dari dalam tasnya, bahkan saat pelaku mengacak-acak rumah korban, warga hanya bisa melihat dan beberapa orang mencoba mereka dengan kamera ponsel-nya.

Bahkan saksi mata warga sekitar menyebutkan, kedua pelaku yang mengaku anggota TNI masuk ke dalam rumah korban dengan cara mendobrak pintu depan, selanjutnya mengambil beberapa berkas dari dalam rumah sebelum pergi.

Tidak ada yang berani menghalangi aksi keduanya karena warga takut senjata yang ditenteng pelaku secara arogan bahkan sebelum pergi keduanya masih menenteng senjata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.