Fenomena Munculnya Ikan Kiamat, Pertanda Bencana atau Alarm Buruknya Ekosistem Laut?
📅 Kamis, 05 Jun 2025, 09:05 WIB | Oleh: Alfina Febriyana
Doc: National Geographic
JAKARTA - Ikan oarfish, si penghuni laut dalam yang kerap disebut sebagai ikan kiamat, kembali menjadi sorotan.
Julukan menyeramkan ini melekat karena kemunculannya sering dianggap sebagai pertanda bencana besar, seperti gempa atau tsunami, seperti yang terjadi di Jepang pada 2011.
Benarkah munculnya oarfish menjadi sinyal datangnya malapetaka bencana?
Menurut The New York Times, mitos ini sudah dibantah lewat riset ilmiah dari peneliti Jepang 2019. Faktanya, oarfish merupakan makhluk laut dalam yang sangat jarang muncul ke permukaan, kecuali dalam kondisi tertentu. Misalnya, ikan ini pernah terlihat di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, pada 2019.
Mengapa Oarfish Naik ke Permukaan?
Sebaiknya Anda baca juga:
Munculnya ikan kiamat atau oarfish di permukaan laut sebenarnya menjadi indikator ikan tersebut sedang dalam kondisi tidak sehat, sekarat, atau tersesat.
Situs Ocean Conservancy menjelaskan oarfish yang naik ke permukaan sebaiknya segera dilaporkan ke pihak berwenang atau ahli biologi laut.
Yang lebih penting, kemunculan mereka menjadi sinyal kondisi ekosistem laut sedang terganggu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Beberapa penyebab utamanya antara lain:
- Polusi Laut Akibat Sampah Plastik
Limbah plastik yang dibuang manusia ke laut tidak hanya merusak habitat, tetapi juga bisa mengganggu navigasi dan kesehatan makhluk laut, termasuk oarfish.
- Perubahan Iklim
Pemanasan global akibat aktivitas manusia membuat suhu laut berubah. Hal ini bisa memaksa makhluk laut dalam seperti oarfish untuk berpindah habitat, bahkan muncul di perairan dangkal.
- Eksplorasi Laut Dalam
Aktivitas pengeboran dan eksplorasi sumber daya laut bisa merusak lingkungan tempat tinggal ikan-ikan laut dalam. Gangguan ini memicu mereka naik ke permukaan karena stres atau kehilangan habitat.
Momen Kemunculan Oarfish di Dunia
Meski jarang terjadi, berikut beberapa waktu saat oarfish muncul di perairan dangkal:
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!