Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bandung Pastikan Dukung Kompetisi Usia Dini demi Lahirkan Atlet Berprestasi

📅 Senin, 02 Jun 2025, 05:31 WIB | Oleh:
Pemkot Bandung Pastikan Dukung Kompetisi Usia Dini demi Lahirkan Atlet Berprestasi Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mendukung pihak-pihak yang menggelar turnamen untuk usia dini, termasuk mendukung turnamen sepak bola usia dini khusus untuk putri, Milklife Soccer 2025.

Pasalnya, turnamen usia dini bisa melahirkan atlet-atlet berkelas dunia di masa depan.

“Saya senang sekali melihat begitu banyak anak-anak Bandung yang punya semangat tinggi di dunia olahraga, baik putra maupun putri. Ini jadi bukti bahwa kita punya stok pemain muda yang sangat potensial,” ujar Wali Kota Farhan di Lapang Sepak Bola Pussenif, Minggu (1/6).

Ia menuturkan, kompetisi ini bukan hanya soal menang atau kalah, tapi juga tentang pembentukan karakter dan peningkatan teknik bermain sejak dini.

“Anak-anak ini tidak hanya mengejar bola, tapi juga terlihat mengasah teknik, kerjasama, dan disiplin. Menang itu bonus, yang terpenting mereka didukung agar terus berkembang,” ungkap dia.

Wali Kota Bandung juga menyebut bahwa kompetisi berjenjang sudah disiapkan oleh Askot PSSI. Harapannya, anak-anak ini bisa tampil hingga level nasional, bahkan internasional.

“Target kita, 5–6 tahun lagi, mereka bisa memperkuat tim nasional dan membawa Indonesia ke Piala Dunia 2031. Untuk Asia, kuota itu sekitar delapan negara, dan kita ingin jadi salah satunya,” ungkap Farhan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pelatih MilkLife Soccer Challenge, Timo Scheunemann mengapresiasi kualitas dan antusiasme peserta. Ia menilai perkembangan para pemain sangat terlihat selama beberapa hari pertandingan berlangsung.

“Perkembangannya luar biasa. Dari hari Kamis (29/5) sampai sekarang Final, kualitas permainan meningkat tajam. Tanpa latihan, pertandingan tidak akan maksimal. Maka dari itu kompetisi seperti ini sangat penting,” kata Timo.

Ia juga mengingatkan pentingnya pendekatan positif dari lingkungan sekitar anak termasuk sekolah dan orang tua. “Mereka harus diberi ruang untuk menikmati masa kecil. Jangan diberi tekanan untuk menang. Yang penting mereka senang, berkembang, dan semangat berlatih,” tutur dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Luar Negeri
Kebakaran Hotel di Banglade...
Advertisement
Film Zona Merah Siap Naik ke Layar Lebar, Ada Kejutan Apa?

Film Zona Merah Siap Naik ke Layar Lebar, Ada Kejutan Apa?

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.