Kemlu: Belum Ada WNI Dilaporkan Terdampak Banjir Bandang di Nepal
📅 Kamis, 27 Agu 2026, 14:57 WIB | Oleh: Ilham SudrajatJAKARTA – Banjir bandang melanda wilayah perbatasan antara Nepal dan Tiongkok pada Rabu 26 Agustus 2026 menewaskan sekitar 160 orang. Terkait hal itu, Kementerian Luar Negeri memastikan belum ada warga negara Indonesia (WNI) yang dilaporkan terdampak bencana tersebut.
Demikian disampaikan Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Heni Hamidah, Kamis (27/8) di Jakarta. “Kedutaan Besar RI (KBRI) Dhaka dan Beijing terus memantau perkembangan situasi pascabanjir bandang di wilayah perbatasan Nepal-Tibet,” ucap dia.
Heni menambahkan KBRI Dhaka dan KBRI Beijing juga terus berkoordinasi dengan komunitas WNI serta Konsulat RI di Kathmandu. Menurut dia, saat ini terdapat 45 WNI yang berdomisili di Nepal.
KBRI Dhaka juga memberikan perhatian khusus terhadap WNI yang sedang berwisata di Nepal, terutama yang melakukan kegiatan pendakian. Secara khusus KBRI Dhaka mengimbau agen perjalanan yang memberangkatkan WNI ke Nepal segera menginformasikan keberadaan dan kondisi mereka.
KBRI Beijing dan KBRI Dhaka telah mengimbau seluruh WNI yang tinggal di Nepal dan Tiongkok. “Tingkatkan kewaspadaan, ikuti arahan otoritas setempat, hindari wilayah terdampak, pantau informasi melalui sumber resmi,” kata Heni.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam kondisi darurat, WNI di Nepal dapat menghubungi hotline KBRI Dhaka di +880 161-4444-552. Sedangkan WNI di Tiongkok dapat menghubungi hotline KBRI Beijing di +8618610455488 melalui WeChat, telepon, atau SMS. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!