Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekda Diperiksa KPK, Bupati Langkat Mulai Keringat Dingin

📅 Jumat, 28 Agu 2026, 12:33 WIB | Oleh:
Sekda Diperiksa KPK, Bupati Langkat Mulai Keringat Dingin Doc: ant
Ket. jadi tersangka

LANGKAT – Orang yang tak bisa tidur, sakit perut, dan keringat dingin saat ini mungkin salah satunya Bupati Langkat yang telah ditangkap dan diperiksa KPK. Sebab Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami administrasi jabatan Bupati Langkat saat memeriksa Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat Amril sebagai saksi pada 27 Agustus 2026.

“Pemeriksaan oleh penyidik terkait administrasi jabatan Bupati,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Jumat.

Sementara itu, Budi mengatakan seorang pihak swasta berinisial MOZ tidak memenuhi panggilan sebagai saksi kasus dugaan suap yang menjerat Bupati Langkat nonaktif Syah Afandin alias Ondim pada tanggal tersebut. “Saksi MOZ tidak hadir,” katanya.

Sebelumnya, KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Langkat, Binjai, dan Medan, Sumatera Utara pada 2 Juli 2026.

Pada 3 Juli 2026, KPK menetapkan Syah Afandin dan mantan tim suksesnya saat Pilkada 2024, Yaqub Abdhal Al Mu'arif, sebagai tersangka dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat periode 2025-2026.

Syah Afandin diduga menerima suap sebesar Rp800 juta dari total komitmen Rp1,117 miliar yang diberikan Yaqub setelah memenangkan 80 proyek di Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat dan lima proyek di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Langkat. Sebanyak 85 proyek tersebut diketahui menggunakan anggaran Pemkab Langkat tahun 2025.

Selain dugaan suap, KPK juga menduga Syah Afandin menerima gratifikasi hingga Rp3,5 miliar yang berkaitan dengan pengisian jabatan camat, jabatan di Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat, pengangkatan kepala sekolah SD dan SMP, serta pengadaan seragam sekolah dasar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Tak Bisa Jalan Sendiri, Industri Besar Diminta Angkat IKM dan UMKM
    Preview komentar:
    Transformasi pendekatan CSR dari yang sekadar bantuan konsumtif ...
  • Kebergantungan Impor Naptha Bikin Industri RI Rawan Kena Guncangan Harga Global
    Preview komentar:
    Kenaikan harga bahan baku di sektor hulu akibat ...
  • Sengketa Tanah Golat Memanas, Keturunan Raja Pagi Tempuh Jalur Hukum
    Preview komentar:
    Raja Pagi Sinurat adalah anak kedua dari Raja ...
Daerah
Tak Mau Warga Kelaparan Pem...
Daerah
Sekda Diperiksa KPK, Bupati...

Bogor Diobrak-abrik KPK, Klaim Layanan Berjalan Normal

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Bogor Diobrak-abrik KPK, Kl...
Luar Negeri
Negara-negara yang Bertalia...
Luar Negeri
Nepal Bosah-baseh, 10.000 K...

Pertinggi Cadangan Pangan Bangka, Bulog Tambah Gudang

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pertinggi Cadangan Pangan B...
Megapolitan
Hari Ini Aktivitas Jakarta ...
Daerah
Samarinda Dibakar Suami Ist...
Daerah
Unjuk Rasa Damai Mahasiswa ...

Inovasi Harus Bermanfaat bagi Masyarakat

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Inovasi Harus Bermanfaat ba...
Rona
Produk UMKM Jadi Idola Tiap...
Luar Negeri
Sejak Tahun 1900, Negara In...
Ayo Buruan Daftar Jangan Sampai Ketinggalan! Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Digelar

Ayo Buruan Daftar Jangan Sampai Ketinggalan! Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Digelar

28 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.