Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Celah Pengawasan, Karantina Babel Andalkan Teknologi untuk Percepat Layanan.

📅 Jumat, 28 Agu 2026, 13:46 WIB | Oleh:
Cegah Celah Pengawasan, Karantina Babel Andalkan Teknologi untuk Percepat Layanan. Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Karantina Kepulauan Babel, Herwintarti

Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengoptimalkan pengawasan berbasis teknologi guna memastikan setiap proses berjalan transparan, cepat dan bisa dipantau secara langsung tanpa celah.

"Saat ini pengawasan lalu lintas hewan, ikan, tumbuhan dan produk turunannya telah bergeser pola konvensional ke pendekatan berbasis teknologi," kata Kepala Balai Karantina Kepulauan Babel, Herwintarti di Pangkalpinang, Jumat.

Ia mengatakan pengawasan berbasis teknologi ini terlihat dari integrasi beberapa sistem utama yang saling terhubung. Salah satunya adalah penerapan SSMQC (Single Submission Manajemen Quarantine Compliance) sebagai alat kontrol kepatuhan layanan karantina.

"Sistem ini membantu dan memastikan bahwa setiap permohonan, pemeriksaan hingga tindakan karantina tercatat dan terverifikasi secara sistematis. Tidak ada lagi proses yang berjalan “di luar sistem”," katanya.

Ia menyatakan Karantina Kepulauan Babel juga mendorong penerapan konsep less paper melalui aplikasi best trust guna memperkuat kontrol layanan secara real time dengan kombinasi SSMQC, lesspaper melalui best trust dan dukungan CCTV atau kamera pengawas untuk membangun pola pengawasan yang lebih modern dan terukur.

"Kita bukan sekadar mengikuti tren digital, tetapi memastikan bahwa setiap proses kerja bisa dipantau, dievaluasi, dan dipertanggungjawabkan secara terbuka," ujarnya.

Menurut dia arah pengawasan berbasis teknologi ini menunjukkan perubahan yang cukup jelas yaitu dari pengawasan berbasis kepercayaan semata, menuju pengawasan berbasis data dan bukti nyata.

"Setiap aktivitas meninggalkan jejak digital yang bisa ditelusuri kapan saja dan hal penting untuk memastikan akuntabilitas terutama dalam pelayanan
publik yang rentan terhadap praktik tidak sehat jika tidak diawasi dengan baik," katanya.

Ia menambahkan penguatan pengawasan juga terlihat dari penggunaan CCTV di ruang pelayanan. Kamera tidak hanya dipasang sebagai formalitas melainkan sebagai monitoring dan evaluasi pimpinan dapat melihat kondisi pelayanan secara real time, mengevaluasi interaksi antara petugas dan pengguna jasa, serta memastikan tidak ada penyimpangan prosedur.

"Penggunaan CCTV pada ruang pelayanan sebagai upaya untuk mendukung pelayanan yang terukur dan responsif. Juga memastikan pelayanan berjalan sesuai dengan SOP yang berlaku," katanya.

Ia menekankan pendekatan ini bukan sekadar mengurangi penggunaan kertas, tetapi mengubah cara kerja menjadi lebih efisien dan terdokumentasi dengan baik.

"Dokumen digital lebih mudah ditelusuri, lebih cepat diproses dan mengurangi risiko kehilangan atau manipulasi data. Dampaknya bukan hanya efisiensi, tetapi juga transparansi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...

Kabut Asap Karhutla Masih Selimuti Palangka Raya

14 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kabut Asap Karhutla Masih S...
Olahraga
Jay Idzes Absen, Sassuolo T...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.