JIF 2026: Buka Peluang Investasi Rp115 Triliun, 37 Proyek dan 13 Kawasan Ditawarkan
📅 Jumat, 28 Agu 2026, 13:30 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali membuka peluang bagi investor untuk menanamkan modal melalui Jakarta Investment Festival atau JIF 2026 yang digelar selama dua hari. Forum investasi tahunan ini berlangsung di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, pada Kamis (27/8/2026) hingga Jumat (28/8/2026).
JIF 2026 diselenggarakan melalui Jakarta Investment Centre atau JIC sebagai wadah yang mempertemukan pemerintah, investor, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan. Pertemuan tersebut diharapkan dapat membuka kerja sama strategis sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global yang memiliki daya tarik investasi.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, nilai indikatif peluang investasi yang ditawarkan dalam JIF 2026 mencapai Rp115 triliun atau sekitar 7 miliar dolar AS. Nilai tersebut berasal dari puluhan proyek yang telah siap ditawarkan kepada calon investor, termasuk pengembangan sejumlah kawasan strategis di Jakarta.
“Melalui JIF 2026, diharapkan terbuka semakin banyak peluang investasi, terbangun koneksi dan kolaborasi strategis, serta terjadi pertukaran gagasan mengenai bagaimana investasi, inovasi, infrastruktur, dan kolaborasi dapat mendorong Jakarta menjadi kota global yang semakin kuat, adaptif, dan berdaya saing,” kata Pramono dalam paparannya, Jumat (28/8/2026).
Sebanyak 37 proyek ready to offer menjadi bagian dari peluang investasi yang dipromosikan dalam Jakarta Investment Festival 2026. Proyek-proyek tersebut melibatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), hingga Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain proyek yang telah siap ditawarkan, Pemprov DKI Jakarta juga membuka peluang investasi dalam pengembangan 13 kawasan prioritas. Kawasan tersebut mencakup sejumlah lokasi strategis yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi pusat ekonomi, bisnis, pariwisata, transportasi, hingga ruang publik.
Beberapa kawasan yang masuk dalam daftar prioritas antara lain Bumi Perkemahan Ragunan serta kawasan Ancol–Jakarta International Stadium atau JIS. Selain itu, terdapat pula pengembangan kawasan Blok M–ASEAN yang menjadi salah satu titik strategis di Jakarta Selatan.
Pemprov DKI juga menawarkan peluang pengembangan di kawasan Kota Tua–Harmoni dan Cawang Hub. Dua kawasan tersebut memiliki potensi berbeda, mulai dari pengembangan kawasan bersejarah hingga integrasi aktivitas ekonomi dan transportasi perkotaan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kawasan Dukuh Atas juga menjadi bagian dari proyek yang dipromosikan kepada investor dalam JIF 2026. Wilayah tersebut selama ini dikenal sebagai salah satu simpul transportasi penting yang menghubungkan berbagai moda angkutan umum di Jakarta.
Daftar kawasan prioritas lainnya mencakup Waduk Melati, kawasan Monumen Nasional atau Monas, dan Pasar Baru. Pemprov DKI Jakarta juga memasukkan Cikini serta Grogol–Petamburan sebagai wilayah yang berpotensi untuk dikembangkan melalui kolaborasi investasi.
Peluang investasi turut mencakup kawasan Velodrome serta Kepulauan Seribu dan kawasan pesisir Jakarta. Pengembangan wilayah tersebut diharapkan dapat membuka potensi ekonomi baru sekaligus mendukung pembangunan Jakarta yang lebih terintegrasi.
JIF 2026 sendiri mengusung tema “Advancing Today, Securing Tomorrow”. Tema tersebut menggambarkan upaya Jakarta untuk mendorong pembangunan dan investasi pada masa sekarang dengan tetap memperhatikan keberlanjutan serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan.
Forum ini menghadirkan lebih dari 60 kolaborator dan 60 pembicara dari berbagai sektor. Selain itu, terdapat 37 proyek investasi yang dipromosikan melalui 20 sesi kegiatan serta didukung 30 stan pameran.
Rangkaian Jakarta Investment Festival 2026 tidak hanya berisi forum bisnis. Kegiatan ini juga menghadirkan seminar, pameran, lokakarya, sesi pertemuan langsung antara investor dan pihak terkait melalui one-on-one session, hingga investor gathering.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!