Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkeu Pastikan DTSEN akan Terus Disempurnakan

📅 Kamis, 27 Agu 2026, 14:53 WIB | Oleh:
Menkeu Pastikan DTSEN akan Terus Disempurnakan Doc: TVR Parlemen

JAKARTA - Pemerintah terus menyempurnakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk meningkatkan ketepatan sasaran program subsidi dan bantuan sosial. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan DTSEN akan menjadi sumber utama dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program pembangunan.

Penyempurnaan DTSEN dilakukan agar program pemerintah dapat berjalan lebih tepat sasaran, efektif, efisien, dan akuntabel. Menurut dia, kualitas data menjadi faktor penting dalam memastikan masyarakat yang berhak menerima subsidi dan bantuan sosial.

Purbaya menyebut, pemerintah sependapat dengan pandangan DPR mengenai DTSEN sebagai solusi untuk menetapkan penerima subsidi dan bansos. Karena itu, pemerintah akan terus memperbaiki kualitas dan akurasi data tersebut.

Selain penyempurnaan data, ia menegaskan akan memperkuat sinergi fiskal antara pemerintah pusat dan daerah. “Pemerintah akan terus menguatkan sinergi fiskal antara pusat dan daerah untuk mendukung agenda pembangunan nasional,” ucap dia dalam Rapat Paripurna DPR RI, di Jakarta, Kamis (27/8).

Pemerintah daerah diharapkan turut berperan dalam memvalidasi data. Tujuannya agar kebijakan perlindungan sosial dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Penggunaan DTSEN diharapkan dapat mengurangi risiko ketidaktepatan sasaran dalam penyaluran berbagai program pemerintah. Dengan data yang lebih akurat, anggaran negara diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Adapun, pemerintah juga mengarahkan APBN 2027 sebagai instrumen untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong pertumbuhan nasional. Ia mengatakan, APBN memiliki peran strategis di tengah ketidakpastian dan risiko global yang masih tinggi.

Purbaya menjelaskan, APBN memiliki fungsi sebagai peredam guncangan atau shock absorber. Tujuannya yakni untuk menjaga stabilitas perekonomian nasional dan daya beli masyarakat.

Selain itu, APBN berfungsi sebagai instrumen untuk mendorong perekonomian domestik dan mendukung agenda prioritas pembangunan. Menurut Purbaya, APBN 2027 juga dirancang sebagai katalis pembangunan agar memberikan dampak nyata terhadap penurunan kemiskinan dan kesejahteraan masyarakat. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Daerah
Cegah Penyebaran TBC, Dinke...
Luar Negeri
Trump Umumkan Kesepakatan d...
Nasional
Kemenhub Perkuat Aturan ODO...
Daerah
DVI Polda Jatim Terima 76 D...
Megapolitan
KAI Commuter Tambah 4 Jadwa...
Advertisement
Peringati Hari Ozon Sedunia, Jakarta Padamkan Lampu Selama 60 Menit Malam Ini

Peringati Hari Ozon Sedunia, Jakarta Padamkan Lampu Selama 60 Menit Malam Ini

19 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.