Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lima Kunci Kepemimpinan HR untuk Membangun SDM Masa Depan

📅 Jumat, 28 Agu 2026, 13:25 WIB | Oleh:
Lima Kunci Kepemimpinan HR untuk Membangun SDM Masa Depan Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi SDM masa depan. Dina Sitopu membagikan lima kunci kepemimpinan HR, mulai dari memahami bisnis, coaching, pemanfaatan data, hingga membangun psychological safety.

JAKARTA – Perubahan dunia kerja menuntut profesional sumber daya manusia (SDM) tidak hanya memahami persoalan karyawan, tetapi juga mampu melihat kebutuhan bisnis secara lebih luas. HR dituntut menjadi mitra strategis perusahaan, membangun kemampuan karyawan melalui coaching, serta menggabungkan penggunaan data dengan pendekatan kemanusiaan dalam mengambil keputusan.

Pandangan tersebut disampaikan praktisi HR, Dina Sitopu, dalam episode perdana Power Talks Season 2 yang digelar oleh Jobstreet by Seek. Dina memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di perusahaan multinasional.

Dari diskusi tersebut, terdapat lima prinsip yang dinilai penting bagi pemimpin HR dan perusahaan dalam membangun kapabilitas SDM untuk menghadapi perubahan dunia kerja.

1. HR Perlu Memahami Bahasa Bisnis

Menurut Dina, fungsi HR tidak cukup hanya memahami persoalan yang berkaitan dengan karyawan. HR juga perlu mengetahui arah bisnis, target perusahaan, serta memahami bahasa yang digunakan oleh berbagai fungsi dalam organisasi.

Pemahaman tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari pemasaran, produktivitas, keselamatan, kualitas, hingga rantai pasok.

HR juga dinilai perlu terlibat dalam pembahasan strategis sejak awal, bukan hanya ketika perusahaan membutuhkan implementasi kebijakan terkait SDM. Dengan keterlibatan tersebut, HR dapat memahami persoalan secara lebih menyeluruh dan membantu menyelaraskan kebutuhan antarfungsi.

Peran tersebut membuat HR tidak sekadar menjadi fungsi pendukung, tetapi ikut memastikan strategi bisnis dapat diterjemahkan menjadi kemampuan organisasi dan SDM.

2. Coaching Perlu Menjadi Bagian dari Budaya Kerja

Dina juga menyoroti pentingnya coaching dalam pengembangan karyawan. Menurutnya, efektivitas coaching tidak ditentukan oleh keberadaan program semata, melainkan sejauh mana praktik tersebut menjadi bagian dari ekosistem perusahaan.

Coaching perlu diterapkan dalam proses bisnis dan menjadi bagian dari peran people manager. Penerapannya dapat didukung melalui pelatihan, komunitas, program sertifikasi, kelompok kecil, maupun jaringan mentor.

Coaching bukanlah memberi tahu orang lain, melainkan memicu sudut pandang yang berbeda,” kata Dina.

Menurutnya, coaching yang baik membantu seseorang memahami konteks, melihat berbagai pilihan, serta mengembangkan kemampuan untuk menemukan solusi atas persoalan yang dihadapi.

3. Data Harus Diimbangi Pendekatan Humanis

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Setop Impor Agar Petani Tebu Termotivasi Meningkatkan Produktivitas
    Preview komentar:
    Sebagai praktisi di industri pengolahan pangan, saya sangat ...
  • Tak Bisa Jalan Sendiri, Industri Besar Diminta Angkat IKM dan UMKM
    Preview komentar:
    Transformasi pendekatan CSR dari yang sekadar bantuan konsumtif ...
  • Kebergantungan Impor Naptha Bikin Industri RI Rawan Kena Guncangan Harga Global
    Preview komentar:
    Kenaikan harga bahan baku di sektor hulu akibat ...

Tak Mau Warga Kelaparan Pemkab Nduga Saluran 50 Ton Beras

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Mau Warga Kelaparan Pem...

Sekda Diperiksa KPK, Bupati Langkat Mulai Keringat Dingin

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Sekda Diperiksa KPK, Bupati...
Rona
Bahaya, Makanan Rakyat Ubi ...
Megapolitan
Bogor Diobrak-abrik KPK, Kl...
Luar Negeri
Nepal Bosah-baseh, 10.000 K...
Daerah
Pertinggi Cadangan Pangan B...
Megapolitan
Hari Ini Aktivitas Jakarta ...
Daerah
Samarinda Dibakar Suami Ist...
Ayo Buruan Daftar Jangan Sampai Ketinggalan! Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Digelar

Ayo Buruan Daftar Jangan Sampai Ketinggalan! Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Digelar

28 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.