Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenperin Dorong Ekosistem Industri Bambu Lewat Bamboo Academy

📅 Senin, 26 Mei 2025, 20:45 WIB | Oleh: Tim Penulis

Direktur Jenderal Industri Agro Putu Juli Ardika menjelaskan, Kemenperin juga melakukan kurasi dan fasilitasi mitra dampingan bagi calon peserta Bamboo Academy yang tersebar di sektor hulu, antara, dan hilir.

Program Bamboo Academy menargetkan pelatihan diikuti sebanyak 250 orang dalam waktu lima tahun. Para peserta tersebut berasal dari Banten, Jawa Barat, Yogyakarta, Bali, dan Nusa Tenggara Timur.

Adapun pelaksanaannya melalui program Master Bambu, dengan tujuan menghasilkan lulusan master hulu, antara dan hilir. Master bambu juga mampu melatih mitra bambu lainnya (Training of Trainer - ToT) sebanyak 50 orang. Lulusan Master Bambu akan dapat menjadi profesi Farmers Service Team dan Youth Program Entrepreneur. Selanjutnya, terdapat program Inkubasi Industri Berbasis Bambu. Para lulusan akan menghasilkan berbagai produk berbasis bambu sesuai kebutuhan perusahaan.

“Untuk memperkuat ekosistem ini, Kemenperin juga mendukung pembentukan Pusat Logistik Industri Bambu yang berlokasi di wilayah sumber bahan baku. Pusat logistik ini akan menjadi simpul distribusi bahan baku dan produk setengah jadi yang siap digunakan industri hilir,” ujar Putu.

Melalui pendekatan ekosistem hulu-hilir yang solid, serta didukung pelatihan dan logistik terintegrasi, industri bambu Indonesia akan mampu tumbuh sebagai kekuatan ekonomi baru yang ramah lingkungan dan berdaya saing global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...

Tangerang Bergetar Dengar Konser Symphony of Giving

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.