Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Keingintahuan Pandora Awal dari Segala Duka Manusia

📅 Senin, 26 Mei 2025, 07:12 WIB | Oleh:

Mitos Pandora paling dikenal dalam budaya populer sebagai kisah kotak Pandora. Namun, penamaan umum mitos ini merupakan hasil dari kesalahan penerjemahan. Erasmus dari Rotterdam, humanis dan teolog Belanda, mulai menerjemahkan kisah epik Theogony karya Hesiod ke dalam bahasa Latin pada abad keenam belas.

Ketika menerjemahkan kata Yunani pithos, yang berarti “guci penyimpanan besar,” Erasmus menggunakan kata Latin pyxis, yang berarti “kotak.” Frasa kotak Pandora tetap ada, dan merupakan cara yang paling umum untuk mengidentifikasi mitos Pandora.

Banyak persamaan yang telah ditarik antara Pandora dan Hawa, wanita pertama yang disebutkan dalam kitab Kejadian, dan keduanya memiliki banyak kesamaan. Pandora dan Hawa adalah wanita pertama yang ada dalam cerita mereka masing-masing.

Keduanya diciptakan dari bumi, meskipun mereka diciptakan untuk alasan yang berbeda: Pandora diciptakan untuk menjadi hukuman bagi umat manusia, sedangkan Hawa awalnya diciptakan sebagai pendamping bagi Adam. Selain itu, Pandora dan Hawa memainkan peran penting dalam perubahan dari dunia surga dan kelimpahan menjadi dunia dosa dan penderitaan.

Kedua wanita itu mendatangkan hukuman ini kepada umat manusia sebagai akibat dari pengkhianatan mereka masing-masing terhadap dewa pembukaan guci oleh Pandora dan godaan Hawa terhadap Adam dengan apel. Mitos Pandora, serta kitab Kejadian, menunjukkan bahwa seluruh umat manusia masing-masing merupakan keturunan Pandora.

Pandora dalam Seni

Sebuah relief yang memperlihatkan kelahiran Pandora muncul di dasar patung Athena Parthenos raksasa karya Pheidias yang berdiri di dalam Parthenon. Menurut Pliny, adegan tersebut menampilkan 20 dewa yang sedang melihat. Pandora juga muncul di beberapa vas Attic dalam adegan yang mungkin terinspirasi oleh drama satir Pandora karya Sophocles yang kini telah hilang.

Di salah satu kawah figur merah abad ke-5 SM, yang kini berada di Museum Ashmolean Oxford, Pandora muncul dari tanah, yang melambangkan asal usulnya dari tanah ­liat. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Bulog Bandung Jamin Stok Be...
Megapolitan
Pemerintah Kota Bogor Buka ...
Ekonomi
YLKI Desak Pemerintah Turun...

Menhub dan Gubernur Jakarta Resmikan Stasiun JIS

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Megapolitan
Menhub dan Gubernur Jakarta...

Raisa Tampil di KBS, Penonton Korea Terpesona

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Rona
Raisa Tampil di KBS, Penont...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 8
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.