Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perum Bulog Batam Percepat Penyaluran Bantuan Pangan bagi 79 Ribu Penerima

📅 Selasa, 23 Jun 2026, 12:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perum Bulog Batam Percepat Penyaluran Bantuan Pangan bagi 79 Ribu Penerima Doc: ANTARA
Ket. Penyaluran bantuan pangan alokasi Februari-Maret untuk penerima bantuan pangan di Batam, Kepri, Sabtu (20/6/2026).

BATAM – Perum Bulog Kantor Cabang Batam, Kepulauan Riau (Kepri), mempercepat penyaluran bantuan pangan beras kepada 79.301 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kota Batam dan Kabupaten Karimun untuk alokasi Februari dan Maret sebelum 30 Juni 2026.

Pemimpin Cabang Bulog KC Batam, Ashariyanti Pratimi, mengatakan hingga 22 Juni 2026 penyaluran bantuan pangan Bulog KC Batam tengah berjalan.

“Untuk Kota Batam ada 59.066 Penerima Bantuan Pangan (PBP) dan yang sudah tersalurkan hingga 22 Juni 2026 mencapai 85,24 persen. Sedangkan Kab. Karimun sebanyak 20.235 PBP dengan realisasi penyaluran 93,82 persen. Masing-masing PBP mendapatkan 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng,” kata Ashariyanti, di Batam, Selasa (23/6).

Ia menjelaskan penyaluran bantuan dilakukan melalui titik salur yang berada di masing-masing kelurahan.

“Target kami sampai 30 Juni 2026 bantuan pangan ini sudah diterima seluruh penerima manfaat. Penyalurannya langsung ke kelurahan, kemudian kelurahan menyampaikan informasi kepada masing-masing penerima bantuan pangan untuk pengambilan,” ujarnya lagi.

Ashariyanti menambahkan, data penerima bantuan pangan telah ditetapkan pemerintah berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya masyarakat yang masuk kategori desil 1 hingga desil 4.

Ia menyebut penyelesaian penyaluran bantuan pangan menjadi salah satu prioritas Bulog dalam menjalankan penugasan pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas).

“Tujuan utama kami adalah menyelesaikan setiap penugasan pemerintah, termasuk penyaluran bantuan pangan yang saat ini sudah memasuki tahap akhir untuk alokasi Februari dan Maret,” ujarnya.

Setelah penyaluran tahap ini selesai, pemerintah juga berencana melanjutkan program bantuan pangan untuk alokasi berikutnya.

“Dalam waktu dekat penyaluran banpang alokasi Juli, akan segera dimulai," kata Ashariyanti.

Ia menjelaskan, bantuan pangan yang akan diterima masyarakat pada alokasi berikutnya berupa beras sebanyak 10 kilogram per penerima bantuan pangan.

“Kalau ke depan bantuannya berupa beras saja sebanyak 10 kilogram per penerima bantuan pangan. Untuk jumlah penerimanya masih sama, yaitu masyarakat yang masuk DTSEN desil 1 sampai 4,” ujarnya pula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.