Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Jakarta Pramono Anung Bakal Membangun Fasilitas MCK di Kebon Melati

📅 Senin, 26 Mei 2025, 21:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Jakarta Pramono Anung Bakal Membangun Fasilitas MCK di Kebon Melati Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Jakarta Pramono Anung bersama Plt. Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin usai meninjau pengerukan kanal Kali Ciliwung di Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (26/05).

JAKARTA – Gubernur Jakarta, Pramono Anung, bakal membangun fasilitas mandi, cuci dan kakus (MCK) komunal untuk warga di permukiman padat kawasan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, sebagai satu upaya mengatasi masalah sanitasi di wilayah itu.

"Warga menyambut baik usulan itu. Bahkan tadi ada permintaan toilet duduk untuk lansia. Jadi, nanti kami siapkan toilet duduk dan toilet jongkok," kata dia usai meninjau pengerukan Kali Ciliwung di Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (26/5).

Intinya, dia meminta agar apapun jenis toiletnya, masyarakat harus merawatnya bersama-sama. Pramono mengatakan persoalan sanitasi menjadi salah satu masalah di kawasan itu. Selain itu, kondisi sungai yang kurang terawat kendati di sana bukan merupakan lokasi langganan banjir.

Dia lalu meminta Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta untuk ikut menangani masalah sungai di sana.Dia memastikan kanal Kali Ciliwung yang melintas di tengah permukiman padat penduduk ditangani sesuai standar sanitasi permukiman.

Dalam kesempatan itu, Pramono menyaksikan langsung pengerukan kali menggunakan alat berat untuk mengangkat sedimen yang menumpuk dan menyebabkan terjadinya pendangkalan. Untuk lokasi-lokasi yang tidak dapat dijangkau alat berat, pengerukan dilakukan secara manual dengan melibatkan tenaga satgas.

"Hanya masalahnya tidak semua alat besar bisa masuk. Maka harus ada alat khusus, seperti mini ekskavator untuk menjangkau area dalam kali," ujar dia.

Adapun pengerukan sedimentasi sungai dan waduk di DKI Jakarta terus berlanjut hingga Agustus 2025 untuk mengantisipasi terjadinya banjir. Program pengerukan sungai dan waduk yang ada di DKI Jakarta merupakan janji politik Pramono dan Rano Karno saat kampanye pada Pilkada 2024.

Pengerukan sedimentasi dilakukan untuk kembali menormalkan sungai dan waduk yang ada agar daya tampung bisa bertambah. Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mencegah bankir yang sering terjadi di daerah itu terutama ketika hujan dengan intensitas tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Olahraga
Alexander Zverev jadi Peten...
Luar Negeri
Paus Leo XIV Jalani Operasi...
Advertisement
KPK OTT ke-22 Tahun 2026 di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan

KPK OTT ke-22 Tahun 2026 di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.