Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur DKI Sebut Nelayan Jadi Kunci Ketahanan Pangan Nasional

📅 Senin, 26 Mei 2025, 15:15 WIB | Oleh:
Gubernur DKI Sebut Nelayan Jadi Kunci Ketahanan Pangan Nasional Doc: Reza Pratama Putra

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-52 Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) di Tempat Pelelangan Ikan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (26/5).

Pada kesempatan itu, Pramono menyampaikan, nelayan memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional karena menyumbang sekitar 50 persen konsumsi protein hewani di Indonesia.

Saat ini ada sekitar 28 ribu nelayan di mana mayoritasnya merupakan nelayan kecil dan masih membutuhkan dukungan kebijakan dari pemerintah.

"Ada sekitar 28 ribu nelayan, sebagian besar merupakan nelayan kecil yang masih membutuhkan dukungan kebijakan agar potensi besar sektor kelautan, termasuk ekonomi biru, dapat dimanfaatkan secara adil dan berkelanjutan," ujar Gubernur Pramono.

Gubernur DKI Jakarta pun mengajak HNSI dan para pemangku kepentingan untuk bersinergi menyuarakan aspirasi nelayan, khususnya terkait kebijakan Penangkapan Ikan Terukur (PIT), zonasi tangkap, dan perlindungan terhadap nelayan kecil.

Gubernur Pramono berharap, HNSI bisa menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kesejahteraan nelayan.

"Saya mengucapkan selamat ulang tahun kepada seluruh keluarga besar HNSI. Semoga terus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kesejahteraan nelayan serta menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan di Indonesia," ucap dia.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program HNSI dan pemberdayaan nelayan, Pemprov DKI Jakarta meluncurkan sejumlah program. Di antaranya yakni revitalisasi pelabuhan perikanan dan penyediaan infrastruktur pendukung yang modern dan terintegrasi; serta bantuan alat tangkap ramah lingkungan bagi nelayan kecil untuk menjaga kelestarian sumber daya laut.

Selain itu, Pemprov DKI juga meluncurkan program penguatan koperasi nelayan dan fasilitasi kemitraan dengan pasar ikan modern, termasuk melalui pemanfaatan teknologi digital; serta pelatihan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia nelayan yang mencakup keterampilan, manajemen usaha, dan adaptasi teknologi. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Amerika Serikat dan Iran Ca...
Luar Negeri
Tiongkok Uji Terbang AWACS ...
Kasus Tukiyem, Dukcapil Kota Bengkulu sebut Proses KK Memenuhi Syarat

Kasus Tukiyem, Dukcapil Kota Bengkulu sebut Proses KK Memenuhi Syarat

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.