Sir Jony Ive Bergabung dengan OpenAI, Siap Kembangkan Perangkat Keras Berbasis AI
📅 Kamis, 22 Mei 2025, 16:10 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: BBC
JAKARTA - Desainer legendaris asal Inggris, Sir Jony Ive, resmi bergabung dengan OpenAI dalam langkah strategis perusahaan kecerdasan buatan tersebut untuk mengembangkan lini perangkat kerasnya. OpenAI, pencipta ChatGPT, mengumumkan akuisisi atas perusahaan rintisan yang didirikan oleh Ive, dan menyatakan bahwa sang desainer akan mengambil alih tanggung jawab desain dan kreatif di seluruh lini usaha mereka.
Dalam pengumuman resmi yang dirilis kedua pihak, CEO OpenAI Sam Altman mengatakan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk menciptakan “keluarga perangkat” yang dirancang secara khusus dengan mengintegrasikan kecerdasan buatan secara mendalam. Langkah ini menandai upaya OpenAI dalam mengembangkan produk fisik di tengah meningkatnya persaingan dalam industri teknologi.
“Saya pikir kita punya kesempatan di sini untuk sepenuhnya menata ulang makna penggunaan komputer,” ujar Altman dalam sebuah video pengumuman.
Ia menilai bahwa saat ini adalah momentum penting untuk mendefinisikan ulang perangkat teknologi dengan AI sebagai pusat pengalaman pengguna.
Kesepakatan ini terjadi di tengah pergeseran besar dalam lanskap teknologi, di mana berbagai perusahaan berlomba menciptakan perangkat ikonik baru pasca-era iPhone. Beberapa pihak melihat bahwa Apple, tempat Ive berkarier selama lebih dari tiga dekade, dinilai terlalu lambat dalam mengadopsi AI ke dalam produk-produknya, sebuah celah yang kini ingin dimanfaatkan OpenAI.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sir Jony Ive dikenal luas sebagai tokoh kunci di balik desain iPhone, iPod, dan Mac, yang berjasa besar dalam kebangkitan Apple di era modern. Setelah meninggalkan Apple pada tahun 2019, ia mendirikan perusahaan desain independen LoveFrom, yang sempat bekerja sama dengan brand besar seperti Airbnb dan Moncler.
Ide untuk mendirikan perusahaan rintisan baru bernama io lahir dari kolaborasi diam-diam selama beberapa tahun antara LoveFrom dan OpenAI.
“Menjadi jelas bahwa ambisi kami untuk mengembangkan, merekayasa, dan memproduksi keluarga produk baru menuntut perusahaan yang sepenuhnya baru,” ujar Ive dalam pernyataannya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut laporan media AS, OpenAI telah memiliki 23% saham di io sebelum penggabungan resmi ini diumumkan. Nilai akuisisi startup tersebut disebut-sebut mencapai sekitar $6,4 miliar atau setara £4,7 miliar, menjadikannya salah satu penggabungan strategis terbesar di sektor AI tahun ini. Meski demikian, LoveFrom akan tetap beroperasi secara independen dari OpenAI.
Dalam video yang menyertai pengumuman tersebut, Sir Jony mengatakan bahwa ia percaya dunia saat ini berada di “ambang teknologi generasi baru”, mengisyaratkan bahwa proyek-proyek hasil kolaborasi ini akan membawa pendekatan radikal dalam desain perangkat keras AI.
Langkah ini semakin mempertegas ekspansi OpenAI ke berbagai sektor, dari layanan pencarian hingga e-commerce, guna menyaingi dominasi perusahaan teknologi besar seperti Google, Apple, dan Meta. Kini, dengan kehadiran Sir Jony Ive di dalam tim, OpenAI tampaknya bersiap untuk mendefinisikan ulang masa depan perangkat AI dalam bentuk yang lebih kasatmata dan ikonik.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!