PLN-Unud Bersinergi Kuatkan Kemandirian Ekonomi Warga di Nusa Lembongan
📅 Selasa, 20 Mei 2025, 22:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
KLUNGKUNG – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN) bersinergi dengan Universitas Udayana (Unud) untuk menguatkan kemandirian ekonomi warga masyarakat pesisir di perairan Desa Jungut Batu, Nusa Lembongan, Kabupaten Klungkung, Bali.
Hasil dari kolaborasi tersebut nyata dalam pendampingan petani rumput laut yang pada Selasa (20/5) melakukan panen perdana.
Deputi Sumber Daya Manusia, Teknologi dan Informasi Kementerian BUMN, Tedi Bharata, yang hadir dalam acara panen perdana itu menyampaikan kekagumannya terhadap perkembangan program ini.
Dia menjelaskan bagaimana masyarakat yang awalnya mengandalkan cara tradisional, kini perlahan beralih ke metode yang lebih modern.
Menurut dia, rumput laut bukan sekadar tanaman biasa, melainkan potensi ekonomi yang luar biasa.Ia juga membandingkan dengan pengolahan rumput laut di Kupang, NTT, yang sudah berkembang menjadi produk bernilai tinggi seperti nori.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saya melihat bagaimana lingkungan berjaya dengan rumput lautnya. Para petani mulai beralih dari cara tradisional ke metode yang lebih modern. Potensi rumput laut sangat besar, tidak hanya untuk pariwisata tetapi juga untuk produk olahan seperti nori," katanya.
Sementara itu, EVP Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN (Persero), Gregorius Adi Trianto, mengatakan kehadiran PLN di Nusa Lembongan bukan hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai mitra penggerak ekonomi.
Ia menjelaskan bagaimana program ini tidak hanya fokus pada budidaya rumput laut, tetapi juga membangun ekosistem pariwisata yang berkelanjutan sekaligus melindungi terumbu karang.
Sebaiknya Anda baca juga:
"PLN hadir sebagai pemicu penguatan ekosistem ekonomi di Desa Jungut Batu. Program ini tidak hanya tentang budidaya rumput laut, tetapi juga pengembangan pariwisata dan pelestarian terumbu karang," katanya.
Pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung inovasi dan kolaborasi yang berkelanjutan.
Program Desa Berdaya Rumput Laut yang diinisiasi oleh PT PLN (Persero) bersama Universitas Udayana (Unud) dan kelompok tani setempat telah menunjukkan hasil signifikan, dengan peningkatan produksi rumput laut hingga 100 persen dari produksi konvensional dan peningkatan pendapatan petani sebesar 20-40 persen. Selain itu, program ini juga menyerap tenaga kerja lokal hingga 50 orang dan merehabilitasi lahan laut seluas 2 hektare.
Prof. Mayuni, Ketua Harian Yayasan Jaga Alam Sejahtera mengatakan komponen program ini mencakup pelatihan, pendampingan, inovasi budidaya, hingga pemasaran.
Dengan dukungan fasilitas seperti bank bibit unggul dan teknologi pengering, kami optimis program ini akan membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Pencapaian program ini antara lain terlihat dari penyediaan 40 unit horinet berbahan lokal, sosialisasi yang melibatkan 54 peserta dari berbagai elemen masyarakat, penandatanganan MoU dengan Unud untuk pendampingan berkelanjutan, serta audiensi dengan Kepala Desa mengenai pembentukan koperasi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!