Ikuti PBB, Turki Desak AS Jangan Tutup Pintu Diplomasi dengan Iran
📅 Selasa, 18 Agu 2026, 16:01 WIB | Oleh: Deri HenriawanANKARA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mendesak Presiden AS Donald Trump untuk memaksimalkan diplomasi guna mengurangi ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran dengan melanjutkan negosiasi.
"Erdogan mencatat pentingnya memaksimalkan diplomasi dalam mengatasi ketegangan antara Iran dan AS, menyatakan harapan untuk melanjutkan negosiasi, dan menyatakan bahwa Turki akan terus mendukung upaya untuk mencapai perdamaian," demikian bunyi pernyataan dari administrasi kepresidenan Turki, Selasa (18/8).
Pernyataan tersebut disampaikan Erdogan dalam percakapan melalui telepon dengan Trump membahas hubungan bilateral, serta perkembangan regional dan global.
Pemimpin Turki itu juga mengatakan bahwa Ankara, bersama dengan Pakistan dan Arab Saudi, menunjukkan sikap tegas dalam memastikan stabilitas dan keamanan regional dalam kerangka perjanjian pertahanan bersama yang ditandatangani oleh ketiga negara tersebut.
Erdogan juga membahas situasi di Jalur Gaza. Saat para pihak berupaya untuk beralih ke fase kedua proses perdamaian di Gaza, tindakan otoritas Israel terhadap Palestina telah meningkat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menekankan bahwa Ankara akan terus mendukung upaya untuk membangun perdamaian jangka panjang di kawasan tersebut dan langkah-langkah untuk membangun kembali Jalur Gaza. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!