Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Pusat Anggarkan Rp1,1 Triliun untuk Normalisasi Sungai Wulan di Jateng

📅 Jumat, 16 Mei 2025, 08:10 WIB | Oleh:
Pemerintah Pusat Anggarkan Rp1,1 Triliun untuk Normalisasi Sungai Wulan di Jateng Doc: antara foto
Ket. Normalisasi Sungai Wulan di Jawa Tengah.

KUDUS - Pemerintah pusat melanjutkan Program Normalisasi Sungai Wulan sepanjang 30 kilometer yang melintasi Kabupaten Demak, Kudus dan Jepara, Jawa Tengah (Jateng), dengan anggaran tahun berjalan hingga mencapai 1,1 triliun rupiah.

"Anggaran sebesar itu, rencananya untuk mendukung proyek pemerintah yang dilaksanakan selama tiga tahun. Program Normalisasi Sungai Wulan dimulai sejak tahun lalu, sedangkan tahun ini tahapannya masih proses tender atau pengadaan," kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kudus Harry Wibowo di Kudus, Kamis (15/5).

Sementara sumber anggaran sebesar 1,1 triliun rupiah itu, kata dia, dari Bank Pembangunan Asia (ADB).

Ia mengungkapkan berdasarkan informasi dari Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana Fikri Abdurachman yang menemui Bupati Kudus Sam'ani Intakoris, selain Program Normalisasi Sungai Wulan juga ada kegiatan normalisasi Sungai Juwana dan JU1.

Nantinya, kata dia, semua kegiatan tersebut menjadi kewenangan BBWS di bawah Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum.

Ia berharap dengan adanya program normalisasi tersebut bisa menuntaskan wilayah hilir sehingga ketika ada genangan atau banjir di wilayah Kabupaten Kudus bisa mengurangi karena airnya bisa dialirkan ke arah Sungai Juwana.

Untuk wilayah Kudus, kata dia, titik kegiatannya tersebar di enam desa di Kecamatan Jekulo.

Bupati Kudus Sam'ani Intakoris menyampaikan terima kasih atas kolaborasinya dengan BBWS Pemali Juana sebagai perwakilan dari Kementerian PU.

"Dengan adanya program atau kegiatan yang dilakukan oleh teman-teman BBWS tentunya bisa membantu mengurangi banjir yang ada di Kabupaten Kudus," ujarnya.

Salah satu contohnya, pembangunan Jati Drain sehingga bisa mengurangi genangan atau durasi genangan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Kudus Sam'ani Intakoris juga menyampaikan bahwa Kabupaten Kudus mengusulkan tambahan kolam retensi di beberapa tempat untuk mereduksi potensi genangan antara 40-50 persen dari total genangan banjir.

"Jika sebelumnya durasi genangan banjir hampir sehari semalam, ketika ada kolam retensi tentu bisa setengah hari," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Nasional
Jejak Hatta-Sjahrir Dihidup...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.