Siapakah Robert Prevost, Paus Leo XIV yang Baru Terpilih?
📅 Jumat, 09 Mei 2025, 10:00 WIB | Oleh: Lili LestariSebelum konklaf, juru bicara Vatikan Matteo Bruni mengatakan, selama pertemuan Dewan Kardinal beberapa hari sebelum konklaf, mereka menekankan perlunya seorang paus dengan "semangat kenabian yang mampu memimpin Gereja yang tidak menutup diri tetapi tahu bagaimana keluar dan membawa terang ke dunia yang ditandai oleh keputusasaan".
Dengan memilih nama Leo, Prevost telah menandakan komitmen terhadap isu-isu sosial yang dinamis, menurut para ahli.
Paus pertama yang menggunakan nama Leo, yang masa kepausannya berakhir pada tahun 461, bertemu dengan Attila the Hun dan membujuknya untuk tidak menyerang Roma. Paus Leo terakhir memimpin Gereja dari tahun 1878 hingga 1903 dan menulis risalah yang berpengaruh tentang hak-hak pekerja.
Mantan Uskup Agung Boston Seán Patrick O'Malley menulis di blognya bahwa Paus baru "telah memilih nama yang secara luas dikaitkan dengan warisan keadilan sosial Paus Leo XIII, yang menjadi Paus pada masa pergolakan besar di dunia, masa revolusi industri, awal Marxisme, dan imigrasi yang meluas".
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!