Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Siapakah Robert Prevost, Paus Leo XIV yang Baru Terpilih?

📅 Jumat, 09 Mei 2025, 10:00 WIB | Oleh:
Siapakah Robert Prevost, Paus Leo XIV yang Baru Terpilih? Doc: AFP
Ket. Paus Leo XIV yang baru terpilih, Robert Prevost menyampaikan pidato di hadapan khalayak dari balkon loggia utama Basilika Santo Petrus untuk pertama kalinya, setelah para kardinal mengakhiri konklaf, di Vatikan.

Robert Prevost (69) akan menjadi penghuni takhta Santo Petrus ke-267. Dan ia akan dikenal sebagai Leo XIV.

Bahkan sebelum namanya diumumkan dari balkon Basilika Santo Petrus, kerumunan di bawahnya meneriakkan "Viva il Papa", Hidup Paus!

Menurut laporan BBC, Prevost dikenal baik oleh para kardinal karena peran pentingnya sebagai prefek Departemen Uskup di Amerika Latin, yang memiliki tugas penting dalam memilih dan mengawasi para uskup.

Ia menjadi uskup agung pada saat yang sama pada bulan Januari 2023 dan dalam beberapa bulan Fransiskus mengangkatnya menjadi kardinal.

Karena 80% kardinal yang ikut serta dalam konklaf ditunjuk oleh Fransiskus, tidak mengherankan jika seseorang seperti Prevost terpilih, meskipun ia baru saja ditunjuk.

Apa Pandangan Paus Leo?

Ia akan dipandang sebagai tokoh yang mendukung keberlanjutan reformasi Fransiskus di Gereja Katolik.

Prevost diyakini memiliki pandangan yang sama dengan Fransiskus tentang migran, kaum miskin, dan lingkungan.

Seorang mantan teman sekamarnya, Pendeta John Lydon, menggambarkan Prevost kepada BBC sebagai orang yang "ramah", "rendah hati", dan "sangat peduli dengan kaum miskin".

Mengenai latar belakang pribadinya, kepada jaringan TV Italia RAI sebelum konklaf, Prevost mengatakan tumbuh dalam keluarga imigran.

"Saya lahir di Amerika Serikat...Tetapi kakek-nenek saya semuanya imigran, Prancis, Spanyol...Saya dibesarkan dalam keluarga yang sangat Katolik, kedua orang tua saya sangat terlibat dalam paroki," katanya.

Meski Prevost adalah orang Amerika, dan akan sepenuhnya menyadari perpecahan dalam Gereja Katolik, latar belakang Amerika Latinnya juga merupakan kelanjutan dari seorang Paus yang datang dari Argentina.

Vatikan menggambarkannya sebagai paus kedua dari Amerika, setelah Paus Fransiskus, serta paus Agustinian pertama.

Selama berada di Peru, ia tidak luput dari skandal pelecehan seksual yang telah mencoreng nama Gereja, namun keuskupannya dengan tegas membantah bahwa ia terlibat dalam upaya menutup-nutupi apa pun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
Inggris Hadapi Ancaman Rese...
Nasional
RI Butuh Lebih Banyak Wirau...

Anugerah Jurnalistik KWP 2026

8 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Anugerah Jurnalistik KWP 2026

Perwakilan ICRC Temui Aung San Suu Kyi

13 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Perwakilan ICRC Temui Aung ...
Olahraga
Kabar Gembira, Reno Salampe...
Luar Negeri
Tiongkok Waspadai Risiko Ke...
Luar Negeri
Kebakaran Gudang Limbah Anc...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.