Tantangan Penanganan Gigitan Ular
📅 Rabu, 07 Mei 2025, 07:23 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: KREDIT Dr Nicholas Bayless
MENURUT Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) diperkirakan 5,4 juta orang di seluruh dunia digigit ular setiap tahun dengan 1,8 hingga 2,7 juta kasus gigitan ular berbisa. Sekitar 81.410 hingga 137.880 orang meninggal setiap tahun karena gigitan ular, dan sekitar tiga kali lebih banyak amputasi dan cacat permanen lainnya disebabkan oleh gigitan ular setiap tahunnya.
Gigitan ular berbisa dapat menyebabkan kelumpuhan yang dapat mengganggu pernapasan, gangguan pendarahan yang dapat menyebabkan pendarahan fatal, gagal ginjal ireversibel dan kerusakan jaringan yang dapat menyebabkan cacat permanen dan amputasi anggota tubuh.
Pekerja pertanian dan anak-anak adalah yang paling terpengaruh. Anak-anak sering menderita efek yang lebih parah daripada orang dewasa, karena massa tubuh mereka yang lebih kecil. Oleh karenanya gigitan ular merupakan masalah kesehatan masyarakat yang terabaikan di banyak negara tropis dan subtropis.
WHO menyebut, kasus gigitan ular sebagian besar terjadi di Afrika, Asia, dan Amerika Latin. Di Asia, hingga 2 juta orang digigit ular setiap tahun, sementara di Afrika diperkirakan ada 435.000 hingga 580.000 gigitan ular setiap tahunnya yang memerlukan perawatan. Gigitan ular memengaruhi wanita, anak-anak, dan petani di masyarakat pedesaan miskin di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.
Antibisa ular berkualitas tinggi merupakan pengobatan yang paling efektif untuk mencegah atau membalikkan sebagian besar efek berbisa dari gigitan ular.Antibisa ular termasuk dalam Daftar Obat Esensial WHO dan harus menjadi bagian dari paket perawatan kesehatan primer apa pun yang terjadi akibat gigitan ular. Tantangan signifikan dalam pembuatan antibisa adalah penyiapan imunogen (bisa ular) yang tepat. hay
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!