Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jepang dan India Ingin Bentuk Badan Konsultasi Pertahanan Baru

📅 Rabu, 07 Mei 2025, 02:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jepang dan India Ingin Bentuk Badan Konsultasi Pertahanan Baru Doc: AFP/Indian Press Information Bureau
Ket. Menhan India, Rajnath Singh (kanan), berjabat tangan dengan Menhan Jepang, Gen Nakatani, saat keduanya bertemu di New Delhi pada Senin (5/5). Dalam pertemuan itu, kedua menteri berhasil menyepakati kerja sama untuk membentuk badan konsultasi baru.

TOKYO - Menteri Pertahanan Jepang, Gen Nakatani, telah merampungkan pembicaraan dengan mitranya dari India, Rajnath Singh. Mereka sepakat untuk bekerja sama membentuk badan konsultasi baru yang bertujuan mengawasi kemajuan kerja sama pertahanan.

Kesepakatan itu terjadi saat Nakatani dan Singh melakukan pertemuan pada Senin (5/5) lalu di India.

Menteri Pertahanan Jepang mengatakan situasi global berkembang pesat dan makin kompleks. Pernyataan itu tampaknya merujuk pada meningkatnya aktivitas Tiongkok.

“Makin penting bagi Jepang dan India untuk memperkuat kerja sama sebagai upaya bersama kedua negara untuk mewujudkan Indo-Pasifik yang damai dan makmur berdasarkan aturan hukum,” ucap Menhan Nakatani seperti dilansir kantor berita NHK, Selasa (6/5).

Sementara Singh mengatakan bahwa kesepakatan ini merupakan peluang bagi India yang ingin memperoleh dukungan peralatan dan teknologi dari Jepang.

Para menteri itu menegaskan kembali bahwa kedua negara akan memperdalam kerja sama pertahanan. Nakatani dan Singh mengatakan badan konsultasi baru tersebut akan diisi oleh pejabat senior dari Pasukan Bela Diri Jepang dan militer India.

Kedua pihak berencana mengkaji bantuan yang Jepang dapat berikan kepada India untuk mengembangkan jet tempur dan tank, misalnya dengan mengekspor mesin. Kedua negara juga sepakat untuk memperluas latihan ­gabungan. SB/NHK/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
    Mending naikin tarif sekalian, minimal tarif ojol 15-20 ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Ekonomi
RAPBN dan Nota Keuangan tah...
Daerah
Evakuasi kapal Mentawai Fas...
Daerah
Prosesi Maria Assumpta Nusa...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Update Gempa NTT, Jumlah Korban Meninggal Bertambah Jadi 47 Jiwa

Update Gempa NTT, Jumlah Korban Meninggal Bertambah Jadi 47 Jiwa

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.