Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bantul Catat Kunjungan 629.377 Wisatawan hingga April 2025

📅 Minggu, 04 Mei 2025, 18:18 WIB | Oleh:
Bantul Catat Kunjungan 629.377 Wisatawan hingga April 2025 Doc: ANTARA/Hery Sidik
Ket. Wisatawan memadati pantai selatan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

BANTUL - Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mencatat destinasi wisata daerah ini telah dikunjungi sebanyak 629.377 orang selama tahun 2025 hingga akhir April.

"Sampai dengan bulan April, destinasi Bantul dikunjungi sebanyak 629.377 orang dengan perolehan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp9,1 miliar," kata Sub Koordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dinas Pariwisata Bantul Markus Purnomo Aji di Bantul, Minggu.

Data kunjungan wisatawan tersebut dihimpun dari semua objek wisata beretribusi yang dikelola pemerintah daerah, yaitu Pantai Parangtritis, Pantai Samas, Pantai Gua Cemara, Pantai Kuwaru, Pantai Baru, dan wisata alam lain yaitu Gua Cerme dan Gua Selarong.

Namun demikian, kawasan pantai Parangtritis yang menjadi satu dengan wisata Gumuk Pasir dan kuliner Pantai Depok masih menjadi destinasi wisata andalan bagi wisatawan dengan prosentase lebih dari 80 persen wisatawan berkunjung ke wisata ini.

Data kunjungan wisatawan tiap bulan bervariatif, namun dalam empat bulan di awal 2025, pada April menjadi bulan dengan kunjungan terbanyak, karena terdapat libur panjang Lebaran 2025.

"Data kunjungan wisatawan selama bulan April sebanyak 249.649 orang dengan perolehan PAD sebesar Rp3,6 miliar," katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, realisasi pendapatan pada sektor pariwisata selama empat bulan tersebut atau hingga April mencapai 18,5 persen dari target setahun yang ditetapkan sebesar Rp49 miliar.

Dia mengatakan, meskipun berat untuk mencapai pendapatan wisata sampai akhir 2025, Dinas Pariwisata terus berupaya untuk mendongkrak kunjungan salah satunya dengan event atau atraksi wisata.

"Pada bulan Juni nanti akan ada event Kerontjong Pesisiran di Pantai Gua Cemara pada sore hari, yang dipadu dengan paket pelepasan tukik perdana dan ngecamp," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.