Gempa Pohuwato Menyebabkan Tiang Telkom di Pesisir Gorontalo Utara Roboh
📅 Sabtu, 03 Mei 2025, 22:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
GORONTALO – Warga pesisir di Gorontalo Utara menduga gempa bermagnitudo 6.0 yang berpusat di Pohuwato telah menyebabkan tiang jaringan telekomunikasi di sekitar permukiman mereka, roboh.
"Gempa terasa sangat kuat. Kami berlarian keluar rumah dan mendapati ada tiang yang roboh. Kemungkinan ini tiang jaringan telekomunikasi yang roboh setelah gempa terjadi," kata Yessy Usira warga Kecamatan Tomilito, Gorontalo Utara pada Sabtu malam.
Ia mengatakan tiang tersebut robohke arah badan jalan sehingga cukup mengganggu pelintas atau pengendara.
"Pengendara harus ekstra hati-hati sebab potensi akan tersangkut di tiang tersebut," katanya.
Tiang roboh tersebut ada di jalan utama lintas Sulawesi di Dusun Kilo Meter Lima Desa Dambalo, Kecamatan Tomilito.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kabel terurai di jalan, ujung tiang pun mengarah ke badan jalan sehingga dikhawatirkan kendaraan yang melintas dapat tersangkut jika melaju," katanya.
Ia mendokumentasikan posisi tiang roboh dan kabel terurai di jalan tersebut untuk diketahui warga, agar tidak terjadi kecelakaan yang tidak diinginkan.
Warga Desa Titidu Kecamatan Kwandang Nifa Majid mengatakan gempa sangat terasa di Wilayah tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami berlarian ke luar rumah sebab guncangan gempa sangat terasa dan cukup lama," katanya.
Kepala Stasiun Geofisika Gorontalo, Andri Wijaya Bidang, mengatakan Wilayah Wanggarasi Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, diguncang gempa tektonik.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 6,0.
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 0,57° LU ; 121,68° BT, atau tepatnya berlokasi di darat 32 kilometer arah barat laut Pohuwato, Gorontalo pada kedalaman 98 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis menengah akibat adanya aktivitas deformasi dalam lempeng Laut Sulawesi.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar-naik (oblique thrust fault).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!