Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pastikan Pasokan Beras Premium Aman, Dirut Bulog Inspeksi Mendadak ke Ritel Modern

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 10:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pastikan Pasokan Beras Premium Aman, Dirut Bulog Inspeksi Mendadak ke Ritel Modern Doc: ANTARA
Ket. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani melakukan inspeksi mendadak ke salah satu ritel modern di kawasan Radio Dalam, Jakarta, Rabu (5/8/2026) malam.

JAKARTA – Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani melakukan inspeksi mendadak ke salah satu ritel modern di kawasan Radio Dalam, Jakarta, untuk memastikan ketersediaan beras premium dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan bagi masyarakat.

"Malam hari ini sengaja saya beserta tim melaksanakan sidak di salah satu ritel modern yang ada di wilayah Radio Dalam. Kita saksikan bersama masih banyak produk-produk beras-beras premium di sini. Dan beras-beras ini juga masih penuh, tidak ada yang kosong," kata Rizal di Jakarta, Rabu (05/8) malam.

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi agar masyarakat tetap mudah memperoleh beras premium berkualitas di tengah rencana penarikan sejumlah merek beras fortifikasi dari peredaran menyusul adanya temuan Satgas Pangan yang tidak memenuhi ketentuan mutu.

Dalam sidak itu, Rizal memastikan produk beras premium Bulog merek Punokawan dan Befood Sentra Ramos tersedia dalam jumlah memadai serta memenuhi kebutuhan konsumen yang berbelanja.

Ia mengatakan stok beras premium di rak penjualan masih penuh sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan maupun akses memperoleh beras premium produksi Bulog.

Bulog juga memastikan harga kedua produk tersebut tetap sesuai harga eceran tertinggi, yakni Rp74.500 untuk kemasan lima kilogram, sehingga lebih terjangkau dibandingkan sejumlah merek lainnya.

Rizal menunjukkan harga beras premium Bulog terpaut sekitar Rp20.000 dibandingkan merek lain seperti Anak Raja, bahkan selisihnya mencapai lebih dari Rp50.000 dibandingkan merek Topi Koki.

Menurutnya, perbedaan harga tersebut mencerminkan kehadiran pemerintah dalam menghadirkan pangan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau sehingga mampu meringankan beban masyarakat.

Bulog juga menginstruksikan seluruh kantor wilayah di berbagai kota besar untuk melakukan inspeksi serentak guna memastikan beras premium pemerintah tersedia di ritel modern maupun pasar rakyat.

"Ini kami laksanakan serentak ini. Di Jakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, Medan, Riau, Bali, semuanya kita perintahkan untuk mengecek supaya meyakinkan kepada publik bahwa beras premium pemerintah juga hadir di ritel-ritel modern maupun pasar-pasar rakyat," tegas Rizal.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk mitigasi agar tidak terjadi kekosongan pasokan beras premium apabila sebagian produk fortifikasi ditarik dari peredaran sesuai hasil pengawasan pemerintah.

Rizal menuturkan hasil pemantauan di berbagai daerah menunjukkan stok beras premium Bulog masih tersedia dengan baik, bahkan sejumlah ritel melaporkan tingginya permintaan masyarakat terhadap produk tersebut.

Bulog menilai tingginya minat konsumen menjadi sinyal positif bahwa masyarakat membutuhkan alternatif beras premium berkualitas dengan harga yang tetap terjangkau di tengah dinamika pasar.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Bulog memproduksi sekitar 300 ton beras premium setiap hari secara nasional, sementara pasokan untuk wilayah DKI Jakarta mencapai sekitar 21 ton per hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival
Daerah
Kejar Ketahanan Pangan. Leb...
Olahraga
Anak Fandi Ahmad Siap Mengo...
Megapolitan
Tol Desari ke Salabenda Mul...
Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC Whoosh, Target Rampung September 2026

Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC Whoosh, Target Rampung September 2026

06 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.