Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sterilisasi Ratusan HPR untuk Tekan Populasi

📅 Kamis, 01 Mei 2025, 22:45 WIB | Oleh:
Sterilisasi Ratusan HPR untuk Tekan Populasi Doc: Antara
Ket. Petugas menyuntikkan vaksin rabies ke seekor kucing di Semanan, Jakarta, Selasa (15/4/2025).

Jakarta - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Jakarta Barat telah melakukan strerilisasi terhadap ratusan hewan penular rabies (HPR) sejak awal 2025 untuk menekan peningkatan populasinya.

"Sampai 19 April 2025, kita sudah sterilisasi sebanyak 121 HPR," kata Kasudin Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat (Jakbar) Novy Palit saat dihubungi di Jakarta pada Kamis.

Hewan sebanyak itu terdiri dari 40 ekor kucing jantan, 40 ekor kucing betina, 19 ekor anjing jantan dan 22 ekor anjing betina.

Sterilisasi terhadap HPR bertujuan untuk menekan populasi hewan itu di wilayah Jakbar. Sterilisasi juga untuk menjaga kesehatan hewan peliharaan," ujar Novy.

Kegiatan sterilisasi HPR melibatkan sejumlah dokter hewan dari Pusat Pelayanan Kesehatan Hewan dan Peternakan Dinas KPKP DKI Jakarta. "Kita kerja sama dengan dokter hewan dari Dinas KPKP," kata dia.

Sebelumnya, dr. Ari dari Pusat Pelayanan Kesehatan Hewan dan Peternakan Dinas KPKP DKI Jakarta menyebutkan sejumlah persyaratan sterilisasi, dalam hal ini HPR jenis kucing.

"Salah satunya, kucing berusia minimal enam bulan dan sehat," kata Ari yang menyebutkan syarat lainnya, yaitu kucing harus puasa untuk mengosongkan makan dalam lambungnya.

Setelah syarat itu terpenuhi, proses anastesi bisa dilakukan. Anastesi diberikan selama 10 menit. Kemudian, pengerjaan sterilisasi selama 20 menit.

"Sebelum kucing tersadar diberikan antibiotik dan multivitamin anti radang. Begitu sadar, kucing boleh dibawa pulang," ujarnya.

Kucing yang telah menjalani sterilisasi, kata Ari, akan dipasangkan tanda pada telinga (eartip).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.