Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karhutla Melanda Jalur Arak-Arak Bondowoso-Situbondo, Luas Area Terbakar Mencapai 4 Hektare.

📅 Senin, 03 Agu 2026, 01:00 WIB | Oleh:
Karhutla Melanda Jalur Arak-Arak Bondowoso-Situbondo, Luas Area Terbakar Mencapai 4 Hektare. Doc: Antara Foto
Ket. Petugas BPBD Situbondo, Jawa Timur, memadamkan karhutla di Jalan Raya Arak-Arak Bondowoso-Situbondo menggunakan kepyok. Minggu (2/8) malam

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur menyebut kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Raya Arak-Arak Bondowoso yang berbatasan dengan Situbondo mencapai sekitar empat hektare pada Minggu.

Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo Puriyono mengatakan kebakaran hutan dan lahan di Desa Gunung Malang, Kecamatan Suboh, itu berhasil dipadamkan setelah petugas gabungan dari BPBD Situbondo, BPBD Bondowoso, Pemadam Kebakaran (Damkar), TNI-Polri dan lainnya ke lokasi dan memadamkan api menggunakan alat manual kepyok.

"Kami mendapatkan informasi kebakaran hutan dan lahan tersebut sekitar pukul 17.45 WIB, dan selanjutnya petugas ke lokasi melakukan pemadam penyemprotan, menggunakan kepyok serta membuat iliran api agar tidak semakin meluas," katanya saat dihubungi di Situbondo, Minggu malam.

Penyebab kebakaran daun jati di lantai hutan tepatnya di RPH Mlandingan, BKPH Panarukan, KPH Bondowoso dengan luas sekitar empat hektare itu, lanjut Puriyono, sampai saat ini masih dalam penyelidikan kepolisian dan pihak Perhutani.



Peristiwa kebakaran hutan dan lahan di jalan raya yang berbatasan antara Situbondo dan Bondowoso itu, kata dia, tidak menimbulkan korban luka maupun korban jiwa karena lokasi kebakaran jauh dari pemukiman penduduk.

"Kami juga telah mengambil langkah-langkah dan upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan tersebut berkoordinasi dengan kecamatan dan desa, Polsek serta Koramil di wilayah setempat," kata Puriyono.

BPBD Situbondo mengimbau kepada masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau, karena angin cukup kencang. Kesadaran dan peran aktif masyarakat penting dalam rangka untuk mencegah terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...

Produksi ikan kering di Maumere turun

17 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Produksi ikan kering di Mau...

Pameran benda seni jaranan di Trenggalek

22 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pameran benda seni jaranan ...
Nasional
Bupati Pati nonaktif Sudewo...
Nasional
Kepala Bapanas: Pemerintah ...

Kejuaraan hadang tingkat pelajar

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Rona
Kejuaraan hadang tingkat pe...
Daerah
Bantuan alsintan modern unt...

Penumpukan sampah di Kabupaten Gowa

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Penumpukan sampah di Kabupa...
Luar Negeri
Mesir Gandeng Teknologi Tio...
Advertisement
Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.