Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

700 Orang Luka dan 5 Tewas dalam Ledakan Dahsyat di Pelabuhan Iran

📅 Minggu, 27 Apr 2025, 01:37 WIB | Oleh:
700 Orang Luka dan 5 Tewas dalam Ledakan Dahsyat di Pelabuhan Iran Doc: Istimewa
Ket. Pejabat menduga ledakan di pelabuhan selatan Shahid Rajaee di Bandar Abbas disebabkan oleh ledakan bahan kimia dalam kontainer

TEHERAN - Ledakan dahsyat di pelabuhan selatan Iran, Shahid Rajaee, Sabtu (26/4),  menewaskan sedikitnya lima orang dan melukai lebih dari 700 orang, sementara seorang pejabat menduga kebakaran itu disebabkan oleh ledakan kontainer bahan kimia.

Dari The Guardian, seorang juru bicara badan manajemen krisis Iran menunjuk kondisi penyimpanan bahan kimia yang buruk sebagai pemicu ledakan di pelabuhan. "Penyebab ledakan adalah bahan kimia di dalam kontainer," kata Hossein Zafari, juru bicara manajemen krisis, kepada kantor berita Iran ILNA. Ia menambahkan bahwa administrasi pelabuhan sebelumnya telah diperingatkan tentang bahaya yang ditimbulkan bahan kimia ini.

Pemerintah Iran belum mengungkap penyebab pasti ledakan itu, meskipun mereka menduga bahan kimia yang mudah terbakar menjadi penyebab ledakan itu.

Jaksa agung provinsi telah memerintahkan penyelidikan “menyeluruh dan mendesak” terhadap keadaan ledakan tersebut, yang menurut pejabat setempat bermula dari beberapa kontainer di pelabuhan.

Shahid Rajaee adalah fasilitas peti kemas besar Iran yang menangani 80 juta ton barang per tahun, termasuk bahan bakar dan bahan mudah terbakar lainnya. Fasilitas ini merupakan bagian dari pelabuhan Bandar Abbas, pelabuhan terbesar di negara tersebut.

Media pemerintah sebelumnya mengutip pernyataan pejabat keamanan Iran yang mengatakan bahwa "spekulasi apa pun tentang penyebab ledakan itu tidak ada gunanya".

Rekaman video menunjukkan awan jamur raksasa yang mengepul dan kekuatan ledakan menghancurkan sebuah bangunan di dekatnya serta memecahkan jendela-jendela.

Orang-orang yang terluka tergeletak di pinggir jalan saat pihak berwenang mengumumkan keadaan darurat di beberapa rumah sakit di Bandar Abbas untuk menangani masuknya orang-orang yang terluka.

Tim pemadam kebakaran udara dan laut berupaya memadamkan ledakan, dan media pemerintah melaporkan para pejabat memperkirakan operasi pemadaman kebakaran akan selesai dalam waktu satu jam. Media lokal melaporkan orang-orang terjebak di bawah reruntuhan bangunan yang runtuh.

Setelah ledakan terjadi, aktivitas pelabuhan dihentikan dan pejabat bea cukai Iran menghentikan pengiriman ekspor dan transit ke pelabuhan.

Perusahaan Penyulingan dan Distribusi Minyak Nasional Iran milik negara mengatakan bahwa kilang minyak, kapal tanker, dan jaringan pipa di daerah tersebut terus beroperasi dan tidak terpengaruh oleh ledakan tersebut.

Ledakan itu terjadi saat Iran dan AS bertemu untuk perundingan nuklir putaran ketiga di Oman pada hari Sabtu, yang bertujuan untuk mencapai kesepakatan mengenai program nuklir Iran. Utusan Trump Steve Witkoff dan menteri luar negeri Iran Abbas Araqchi berbicara melalui mediator Oman selama enam jam pada hari Sabtu untuk membuat kerangka kerja bagi kesepakatan nuklir baru.

Trump, dalam sebuah wawancara dengan majalah Time pada hari Jumat, mengatakan bahwa menurutnya kesepakatan dengan Iran mungkin saja terjadi. Menteri luar negeri Oman mengumumkan bahwa "pertemuan tingkat tinggi" lainnya dijadwalkan pada tanggal 3 Mei.

AS dan Israel memandang prospek Iran mendapatkan senjata nuklir sebagai ancaman yang mendesak. Para pejabat Iran, pada gilirannya, ingin mencabut sanksi berat AS terhadap ekonomi yang terkepung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
    Mending naikin tarif sekalian, minimal tarif ojol 15-20 ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Ekonomi
RAPBN dan Nota Keuangan tah...
Daerah
Evakuasi kapal Mentawai Fas...
Daerah
Prosesi Maria Assumpta Nusa...
Megapolitan
Gubernur Pramono Lepas Pese...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.