Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wali Kota Makassar Ingin Ada Sekolah Unggulan untuk Jadi Percontohan

📅 Senin, 14 Apr 2025, 19:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wali Kota Makassar Ingin Ada Sekolah Unggulan untuk Jadi Percontohan Doc: ANTARA
Ket. Wali Kota Makassar,Munafri Arifuddin, saat menghadiri Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh komunitas tenaga pendidik di Makassar, Senin (14/4/2025).

MAKASSAR – Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham ingin memajukan sektor pendidikan di Kota Makassar sehingga diharapkan ada sekolah unggulan yang menjadi percontohan.

"Memuliakan pendidikan adalah salah satu pilar yang sangat kuat. Apalagi memberikan dukungan yang luar biasa," ujar Munafri Arifuddin di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (14/4).

Ia mengatakan beberapa strategi yang disiapkannya dengan membangun sarana dan prasarana pendidikan yang memadai, meningkatkan kompetensi guru dengan studi ke luar negeri.

Kemudian, menyediakan bantuan beasiswa bagi siswa kurang mampu, serta memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran.

Wali Kota Makassar menyampaikan harapannya itu saat sedang menghadiri Halal Bihalal oleh Komunitas Tenaga Pendidik dan aparatur sipil negara (ASN).

Munafri mengusulkan agar komunitas tersebut mendirikan suatu lembaga atau yayasan pendidikan, minimal sekolah SD, supaya memberikan contoh bahwa pola pendidikan itu selalu harus dengan sistem yang baru.

"Tujuannya, agar bisa mendukung serta merespons kekurangan kelas setiap tahun saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Makassar. Kita ingin punya cara pandang yang harus kita ubah, jika tidak bisa menjadi lembaga pendidikan yang komersil, tetapi bisa jadi lembaga pendidikan sosial," katanya.

Munafri menekankan bahwa ia bersama Wakil Wali Kota, Aliyah Mustika Ilham, akan menghadirkan sekolah percontohan di Kota Makassar.

Untuk mewujudkan impian itu, jika ada kunjungan ke luar negeri, akan didampingi maksimal 2-3 orang tenaga pendidik untuk studi di luar negeri, agar melihat apa yang membedakan belajar di Indonesia dengan belajar di luar negeri.

"Saya bersama ibu Wawali sudah bertemu para guru, salah satu fokus adalah masalah pendidikan dan akan dimasukkan dalam rancangan APBD Perubahan, setiap kunjungan wali kota atau ibu Wawali ke luar negeri, harus ada guru yang ikut," terangnya.

Selain itu, Appi-Aliyah juga fokus dalam infrastruktur pendidikan. Dimana pada APBD Perubahan membuat sayembara mendesain gedung SD dan SMP terbaik di Indonesia.

Ini jadi percontohan supaya, ke depan jika ada masyarakat hingga instansi bertanya di mana sekolah SD dan SMP terbaik di Indonesia, bisa mengetahui dan datang ke Makassar.

"Hasil anggaran efisiensi akan kami bawa ke sektor pendidikan, supaya anak yang tidak mampu bisa merasakan pendidikan yang layak dan baik. Termasuk dengan sekolah kami juga minta sekolah swasta menampung siswa yang kurang mampu," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.