Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PT KAI Catat KA Joglosemarkerto Telah Layani 730.575 Pelanggan selama Semester I 2026

📅 Selasa, 14 Jul 2026, 17:27 WIB | Oleh:
PT KAI Catat KA Joglosemarkerto Telah Layani 730.575 Pelanggan selama Semester I 2026 Doc: KAI

JAKARTA - KA Joglosemarkerto milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah melayani sebanyak 730.575 orang pelanggan. Jumlah ini meningkat sebesar 10,29 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu 662.409 orang.

Layanan armada KA 187 Joglosemarkerto menempati posisi teratas dengan melayani sebanyak 268.545 orang pelanggan. Sementara perjalanan KA 193 Joglosemarkerto menyusul di tempat kedua dengan membawa 253.411 orang pelanggan.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan pola perjalanan kereta api komersial melingkar tersebut. KAI merilis data kinerja angkutan penumpang tersebut pada hari Senin (13/7).

“Joglosemarkerto menjawab kebutuhan perjalanan antarkota yang sangat beragam. Pelanggan dapat menggunakannya untuk bekerja, menempuh pendidikan, menjalankan usaha, mengunjungi keluarga, memperoleh layanan kesehatan, maupun menikmati destinasi wisata,” kata Anne.

Rute KA 187 menghubungkan stasiun Solo Balapan, Semarang Tawang, Tegal, Purwokerto, kembali ke Solo dan Semarang. Sementara KA 193 melayani rute dari Solo Balapan melewati Purwokerto, Tegal, Semarang, hingga kembali ke Solo.

Tingkat okupansi armada KA 187 tercatat mencapai 255 persen karena adanya sistem pergantian kursi penumpang. Kemudian tingkat okupansi perjalanan KA 193 juga tergolong tinggi yaitu menyentuh angka 241 persen.

Anne menerangkan bahwa satu tempat duduk dapat dipesan berulang kali oleh pelanggan yang berbeda. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Kota Surakarta tahun 2025 meningkat sebesar 5,63 persen.

“Pelanggan Joglosemarkerto berasal dari banyak kota dengan tujuan yang berbeda. Tingginya pergantian penggunaan kursi menunjukkan bahwa layanan ini relevan untuk perjalanan jarak pendek, menengah, maupun perjalanan yang lebih panjang,” ujar Anne.

BPS Provinsi Jawa Tengah merilis data kenaikan ekonomi triwulan I 2026 sebesar 5,89 persen. Sementara itu pertumbuhan ekonomi wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dilaporkan telah meningkat sebesar 5,84 persen.

Sektor perdagangan besar Kota Pekalongan menyumbang kontribusi 20,76 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto. BPS Kabupaten Banyumas melaporkan total kunjungan wisatawan nusantara tercatat mencapai 1.134.470 perjalanan pada awal tahun.

Anne menjelaskan kembali bahwa keragaman ekonomi di sepanjang lintasan mendukung optimalisasi layanan kereta komersial. Kota Semarang mencatatkan kenaikan nilai Produk Domestik Regional Bruto hingga mencapai angka Rp288,05 triliun.

“Ketika berbagai pusat kegiatan dapat dijangkau dalam satu pola perjalanan, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk menyusun perjalanan sesuai kebutuhan. Akses antarkota yang baik juga membantu mempertemukan pelanggan dengan produk, jasa, pendidikan, pekerjaan, dan destinasi yang tersedia di masing-masing daerah,” kata Anne. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Tim SAR Gabungan Fokuskan P...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Selatan Aj...
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.