Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenperin Dukung Pelestarian Batik Asli Indonesia

24 Selasa, 14 Jul 2026, 19:20 WIB | Oleh:
Kemenperin Dukung Pelestarian Batik Asli Indonesia Doc: Dokumentasi Kementerian Perindustrian
Ket. Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Reni Yanita

JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus menggaungkan pentingnya pemahaman konsumen untuk membedakan batik otentik dengan kain bermotif batik. Upaya tersebut mendukung pelestarian batik perajin Indonesia sekaligus mendorong industri kecil dan menengah batik agar semakin naik kelas.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan industri batik terus menunjukkan tren positif, baik di pasar domestik maupun internasional. Ia menyebut ekspor batik terus meningkat dan generasi muda semakin bangga menggunakan batik yang mencerminkan identitas budaya bangsa.

"Saat ini industri batik terus menunjukkan tren positif, baik di pasar domestik maupun internasional. Ekspornya meningkat dan generasi muda semakin bangga menggunakan batik yang mencerminkan identitas budaya bangsa," ujar Agus, Selasa (14/7).

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan ekspor produk batik 2025 mencapai 30,62 juta dolar Amerika Serikat, meningkat 13,03 persen. Kendati demikian, Agus mengatakan industri batik menghadapi tantangan maraknya kain printing bermotif batik yang beredar luas di pasar.

"Produk tersebut dipasarkan dengan harga lebih murah dan dapat diproduksi massal dalam waktu singkat. Kondisi itu berpotensi menggeser posisi batik asli dari sisi pasar maupun apresiasi terhadap nilai budayanya," kata Agus.

Agus menjelaskan batik asli dibuat menggunakan malam sehingga motif tembus, dengan warna kedua sisi kain sedikit berbeda. Ia menambahkan batik asli beraroma khas malam, bermotif manual, serta berharga sesuai waktu dan keterampilan pembuatnya.

"Batik asli umumnya memiliki aroma khas malam, garis motif yang tidak selalu presisi karena dikerjakan secara manual. Serta harga yang mencerminkan waktu dan keterampilan pengerjaannya," ucap Agus.

Agus menilai pemahaman mengenai perbedaan batik asli dengan kain bermotif batik perlu terus disosialisasikan kepada masyarakat. Ia mengatakan langkah tersebut diharapkan membantu konsumen memilih batik otentik sehingga perajin batik memperoleh apresiasi yang semestinya.

Direktur Jenderal IKMA, Reni Yanita, mengatakan Ditjen IKMA rutin membina IKM batik untuk melindungi keaslian dan ekosistemnya. Ia menjelaskan salah satu program tersebut ialah fasilitasi Batikmark melalui pendampingan sertifikasi sebagai tanda pengenal resmi batik Indonesia.

"Dengan Batikmark, produk IKM binaan memiliki bukti otentikasi yang jelas sehingga konsumen mengenali keasliannya. Batikmark juga memberikan perlindungan serta nilai tambah yang semestinya," ujar Reni.

Reni menambahkan Ditjen IKMA menghadirkan bimbingan teknis efisiensi produksi, penguatan Indikasi Geografis, sertifikasi TKDN, dan restrukturisasi mesin. Program tersebut juga mencakup pelatihan peningkatan kompetensi sumber daya manusia serta fasilitasi akses pasar dan pembiayaan.

Direktur IKM Kimia, Sandang, dan Kerajinan, Budi Setiawan, mengatakan Ditjen IKMA berkolaborasi mendampingi IKM batik melalui akses pasar. Ia berharap Pagelaran Seni Batik Indonesia Puspa Nuswantara 2026 memperluas pasar, mendekatkan konsumen, dan memajukan industri batik nasional. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
Banjir Luapan Sungai di Ace...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.