Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bantu Ringankan Beban Warga, Pemprov Sultra Gelar Pasar Rakyat Sembako Murah

📅 Selasa, 14 Jul 2026, 20:02 WIB | Oleh:
Bantu Ringankan Beban Warga, Pemprov Sultra Gelar Pasar Rakyat Sembako Murah Doc: ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra
Ket. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sultra La Ode Muhammad Shalihin saat meninjau pelaksanaan Pasar Rakyat di Kendari, Sulawesi Tenggara.

KENDARI, SULAWESI TENGGARA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menggelar Pasar Rakyat guna membantu warga mendapatkan berbagai komoditas sembilan bahan pokok (sembako) dengan harga murah.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM La Ode Muhammad Shalihin saat ditemui di Kendari, Selasa (14/7), mengatakan bahwa Pasar Rakyat yang diselenggarakan selama dua hari pada 14–15 Juli 2026 tersebut juga dirangkaikan dengan penyediaan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79.

Ia menyampaikan bahwa penyelenggaraan pasar rakyat ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat luas.

"Hari ini merupakan rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional. Kami merayakannya melalui pasar rakyat dan pemeriksaan kesehatan gratis yang diperuntukkan bagi masyarakat di Kecamatan Kendari Barat dan wilayah sekitarnya," kata Muhammad Shalihin.

Ia menjelaskan bahwa pasar rakyat ini menjadi wadah kolaborasi antarsektor yang melibatkan pelaku UMKM, koperasi, Perum Bulog, hingga sejumlah mitra usaha terkait lainnya.

"Adapun sejumlah komoditas yang dijual pada Pasar Rakyat tersebut meliputi beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga 55 ribu rupiah per karung, minyak goreng 22 ribu rupiah per kemasan, telur ayam 45 ribu rupiah per rak, serta bawang merah dan bawang putih seharga 40 ribu rupiah per kilogram," ujarnya.

Sementara itu, untuk tabung LPG 3 kilogram dijual dengan harga 20 ribu rupiah per tabung. Khusus pembelian LPG bersubsidi tersebut, masyarakat diwajibkan membawa fotokopi, hasil pindai (scan), atau foto kartu keluarga (KK) sebagai salah satu syarat administrasi pembelian.

"Semua pihak kami libatkan di sini, mulai dari pelaku UMKM, Bulog, koperasi, dan berbagai mitra lainnya. Tujuannya agar masyarakat dapat dengan mudah memperoleh bahan pangan yang dibutuhkan dengan harga terjangkau," sebut Muhammad Shalihin.

Melalui momentum Harkopnas ke-79 ini, Muhammad Shalihin berharap kegiatan tersebut tidak hanya memperkuat peran koperasi dalam menopang perekonomian daerah, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat sekitar. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Denza Luncurkan Supercar Listrik Denza Z

40 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Otomotif
Denza Luncurkan Supercar Li...

Kemenperin Dukung Pelestarian Batik Asli Indonesia

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenperin Dukung Pelestari...

BPOM Tetap Awasi Program MBG

2 jam lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BPOM Tetap Awasi Program MBG
Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.