Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Miris! 2.663 Pegawai Pemprov Jabar Gila Judol, Mayoritas PPPK, Sanksi Pecat Menanti

📅 Selasa, 14 Jul 2026, 18:51 WIB | Oleh:
Miris! 2.663 Pegawai Pemprov Jabar Gila Judol, Mayoritas PPPK, Sanksi Pecat Menanti Doc: ANTARA/Ricky Prayoga
Ket. Gedung Sate Bandung, pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat.

BANDUNG - Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), khususnya PPPK paruh waktu diklaim mendominasi daftar ribuan aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang terdeteksi terindikasi kecanduan aktivitas judi online (judol) sepanjang tahun 2025.

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat mencatat dari 2.663 pegawai Pemprov Jabar yang saat ini menjadi objek pendalaman serius, kategori PPPK paruh waktu menjadi kelompok pelanggar paling banyak dengan jumlah mencapai 1.091 orang.

"Jumlah ASN yang masih menjadi objek pendalaman saat ini sebanyak 2.663 orang. Mereka terdiri atas 419 PNS, sejumlah PPPK, dan yang paling banyak adalah PPPK paruh waktu, yakni 1.091 orang," ujar Kepala BKD Provinsi Jabar Dedi Supandi di Bandung, Selasa (14/7).

Dedi menjelaskan bahwa temuan ini awalnya merujuk pada data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang melaporkan 2.694 nama abdi negara di Jabar terindikasi bermain judi daring.

Namun, setelah divalidasi, terdapat 15 data yang tidak dapat diverifikasi, karena beberapa diantaranya sudah pensiun, pindah instansi, atau telah dijatuhi hukuman disiplin sebelumnya.

Sebagai langkah penegakan hukum internal, BKD Jabar kini mengelompokkan para pelanggar ke dalam tiga kategori. Pemeriksaan intensif difokuskan pada kategori ketiga, yakni para pegawai yang nekat bermain judol secara berulang.

Tim pemeriksa melacak waktu aktivitas perjudian tersebut untuk melihat apakah dilakukan pada jam kerja, serta menguliti nominal transaksi keuangan yang didepositokan oleh para pelaku ke situs judi.

"Kami membandingkan nilai transaksi dengan take-home pay yang diterima ASN, yaitu gaji dan tambahan penghasilan pegawai (TPP). Jika nilai transaksi melebihi penghasilan yang diterima, hal tersebut menjadi indikasi untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut," ujar Dedi.

Hingga saat ini, proses penindakan administrasi masih terus digulirkan oleh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing melalui pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP). BKD mencatat setidaknya sudah ada 279 pegawai yang posisinya terdesak dan terancam sanksi disiplin dalam waktu dekat.

"Dari total data yang kami miliki, sekitar 279 ASN sedang menjalani pendalaman dan berpotensi dikenai hukuman disiplin," katanya.

Berdasarkan hasil interogasi sementara, motif para pegawai pelat merah ini terjerumus ke dunia judi daring sangat bervariasi, meski mayoritas pada kategori pertama berdalih hanya iseng mencoba atau baru pertama kali melakukan aktivitas haram tersebut.

Terkait konsekuensi hukum, Dedi menegaskan jenis sanksi yang akan dijatuhkan sangat bervariasi bergantung pada rekam jejak dan tingkat keparahan transaksi.

Sanksi sedang dapat berupa penundaan kenaikan gaji berkala, penundaan kenaikan pangkat, hingga penurunan jabatan satu tingkat.

"Apabila pelanggaran dilakukan berulang, khususnya bagi PPPK, bisa berujung pada pemutusan kontrak kerja atau bahkan pemberhentian," tutur Dedi. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Nasional
BMKG Khawatirkan Durasi Mus...
Nasional
Bapanas Proses 102 Tersangk...
Advertisement
Indonesia vs Singapura di GBK Hari Ini, Polri Siapkan 3.852 Personel

Indonesia vs Singapura di GBK Hari Ini, Polri Siapkan 3.852 Personel

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.