Sejumlah 8 warga tewas jadi korban KKB di Yahukimo
📅 Jumat, 11 Apr 2025, 15:30 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/HO/Satgas Damai Cartenz
Jayapura -- Satuan Tugas Damai Cartenz melakukan penyisiran untuk mencari pendulang emas yang menjadi korban pembunuhan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
"Penyisiran dilakukan untuk menemukan korban selamat maupun yang meninggal akibat kekejaman KKB," kata Kaops Satgas Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Rahmadani di Jayapura, Jumat.
Brigjen Pol Faizal Rahmadani yang juga menjabat Waka Polda Papua mengatakan di Kabupaten Yahukimo ada tiga lokasi yang akan dilakukan penyisiran, diawali di Lokasi 22. Penyisiran dilakukan secara bertahap guna mengantisipasi berbagai hal yang tidak diinginkan.
Saat ini jenazah yang ditemukan di pedalaman Kabupaten Yahukimo tercatat delapan orang, enam jenazah diantaranya belum dievakuasi sedangkan dua lainnya kini sudah berada di RSUD Dekai.
"Dua jenazah telah dievakuasi Kamis (10/4). TKP tempat jenazah ditemukan berada di Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo," kata Brigjen Pol Faizal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain di Kabupaten Yahukimo, KKB juga menyerang lokasi penambangan emas yang berada di Kawe, Kabupaten Pegunungan Bintang hingga menewaskan seorang pendulang.
Untuk jenazah pendulang dari Kawe saat ini sudah berada di Tanah Merah, ibukota Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan karena dievakuasi menggunakan perahu motor menyusuri sungai yang menghubungi wilayah itu.
"Kami berupaya untuk segera mengevakuasi para korban baik yang selamat maupun korban meninggal," kata Kaops Satgas Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Rahmadani.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!