Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mantan Finalis Danielle Collins Absen dari Australian Open 2026 Akibat Cedera Punggung

📅 Kamis, 25 Des 2025, 08:40 WIB | Oleh:
Mantan Finalis Danielle Collins Absen dari Australian Open 2026 Akibat Cedera Punggung Doc: AFP
Ket. Mantan finalis Australian Open Danielle Collins.

MELBOURNE — Mantan finalis Australian Open Danielle Collins dipastikan tidak akan tampil di Australian Open 2026. Petenis asal Amerika Serikat itu mengonfirmasi keputusannya absen dari Grand Slam di Melbourne bulan depan akibat cedera punggung yang mengakhiri musim 2025-nya lebih cepat.

Collins tidak pernah turun bertanding sejak kalah dari petenis Rumania Jaqueline Cristian pada putaran pertama US Open Agustus lalu. Sebelumnya, dia mengungkapkan mengalami hernia diskus pada punggung setelah tersingkir dari Cincinnati Open oleh Taylor Townsend.

Melalui unggahan di Instagram, Collins juga mengungkapkan bahwa saat ini ia tengah menjalani perawatan kesuburan, termasuk prosedur pembekuan sel telur.

“Saya mengambil waktu beberapa bulan terakhir untuk memulihkan diri dari cedera punggung yang saya alami di akhir musim,” tulis Collins. “Saya juga menjalani beberapa prosedur pembekuan sel telur. Ini salah satu pengalaman paling keren yang pernah saya jalani! Namun, pada saat yang sama, hormon yang harus saya konsumsi benar-benar berat.”

Nama Collins melejit di Australian Open 2022, ketika ia melaju hingga partai puncak sebelum kalah dari favorit tuan rumah Ash Barty, laga yang kemudian menjadi pertandingan terakhir Barty sebelum pensiun. Dalam perjalanan ke final, Collins tampil dominan dengan menyingkirkan Iga Swiatek straight set di semifinal.

Pencapaian tersebut mengantarkannya ke peringkat terbaik sepanjang karier, nomor 7 dunia, pada Juli 2022. Sebelumnya, Collins juga pernah melaju jauh di Australian Open 2019 sebelum tersingkir di semifinal oleh Petra Kvitova.

Pada usia 32 tahun, Collins menikmati musim 2024 yang gemilang dengan catatan 42 kemenangan dan 17 kekalahan, menjuarai Miami Open dan Charleston Open secara beruntun, masuk tim Olimpiade AS, serta kembali ke 10 besar dunia. Ia sempat menyatakan akan pensiun setelah musim tersebut, namun kemudian mengubah keputusan itu di penghujung tahun.

Sebaliknya, musim lalu Collins dilanda cedera dan hanya membukukan rekor 15-14. Ia belum memberikan jadwal pasti untuk kembali bertanding. “Saya tidak akan berkompetisi pada bagian awal musim ini,” ujarnya.

Collins juga dikenal terbuka mengenai perjuangannya melawan endometriosis, kondisi medis yang menyebabkan nyeri menstruasi hebat dan gangguan kesuburan. Ia menjalani operasi darurat pada 2021 untuk mengangkat kista ovarium berukuran sebesar bola tenis.

Sebelum berkarier profesional, Collins merupakan juara NCAA tunggal dua kali (2014, 2016) bersama University of Virginia. Hingga kini, ia telah mengoleksi empat gelar tunggal WTA, dengan trofi Miami Open sebagai pencapaian terbesar dalam kariernya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.