Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

270 Siswa Sekolah Rakyat Permanen Kota Medan Ikuti MPLS Mulai 14 Juli 2026

📅 Selasa, 14 Jul 2026, 01:34 WIB | Oleh:
270 Siswa Sekolah Rakyat Permanen Kota Medan Ikuti MPLS Mulai 14 Juli 2026 Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkot Medan
Ket. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunam Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono meninjau Sekolah Rakyat Permanen Kota Medan,

MEDAN - Sedikitnya 270 siswa lintas jenjang pendidikan di Sekolah Rakyat Permanen Kota Medan, Sumatera Utara, dijadwalkan memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) gelombang pertama pada Selasa (14/7).

Pelaksanaan MPLS ramah anak selama 19 hari ini merupakan bagian dari program persiapan khusus rancangan Kementerian Sosial sebelum para siswa secara bertahap memasuki sistem pembelajaran reguler dan pola kehidupan keasramaan penuh.

"Sebanyak 270 siswa mengikuti MPLS di Sekolah Rakyat Permanen Kota Medan," ujar Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoiruddin Rangkuti di Medan, Senin.

Meski tidak menjelaskan secara rinci, ia mengatakan ratusan siswa tersebut berasal dari tiga jenjang seperti 120 siswa Sekolah Menengah Atas, 90 siswa Sekolah Menengah Pertama dan 60 siswa Sekolah Dasar.   

Nantinya, kata, dia ratusan siswa tersebut yang mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah bakal mendapatkan berbagai program dari kementerian.

"Besok, mereka akan langsung memulai proses perkenalan lingkungan sekolah," kata dia.

Sekolah Rakyat Permanen Kota Medan merupakan pelaksanaan MPLS gelombang pertama yang dilaksanakan serentak pada 14 Juli.

Sementara Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul di Jakarta, mengatakan pelaksanaan MPLS dilakukan sebanyak empat gelombang yang terdiri dari 19 Sekolah Rakyat Permanen gelombang I pada 14 Juli, 63 Sekolah Rakyat Permanen gelombang II pada 31 Juli.

Kemudian kata dia, delapan Sekolah Rakyat rintisan Jabodetabek pada 15 Agustus, dan 11 Sekolah Rakyat permanen gelombang IV pada 31 Agustus.

Gus Ipul menjelaskan seluruh gelombang menggunakan kerangka MPLS yang sama, yakni 19 hari pelaksanaan dalam empat fase yang ramah anak sebagai bagian dari program persiapan selama kurang lebih tiga bulan sebelum memasuki pembelajaran reguler dan kehidupan berasrama penuh.

"MPLS merupakan bagian dari program persiapan yang berlangsung kurang lebih tiga bulan. Setelah MPLS dilanjutkan dengan matrikulasi, kemudian siswa memasuki program pembelajaran reguler dan program keasramaan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Olahraga
Janice/Hunter Melaju ke Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.