Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemadaman Listrik Kembali Terjadi, Rakyat Kuba Hidup dalam Gelap

📅 Sabtu, 15 Mar 2025, 10:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemadaman Listrik Kembali Terjadi, Rakyat Kuba Hidup dalam Gelap Doc: AFP
Ket. Warga Kuba mengobrol di malam hari di jalan saat pemadaman listrik nasional yang disebabkan kegagalan jaringan listrik di Havana pada 18 Oktober 2024.

HAVANA - Kuba mengalami pemadaman listrik umum pada hari Jumat (14/3) yang disebabkan oleh jatuhnya jaringan listrik nasional, kata sejumlah pejabat.

"Sekitar pukul 8.15 malam ini, terjadi gangguan... yang menyebabkan hilangnya pasokan listrik secara signifikan di Kuba bagian barat dan dengan itu runtuhnya sistem kelistrikan nasional," kata Kementerian Energi dan Pertambangan.

Angelica Caridad Martinez, seorang penduduk kota bagian tengah Camaguey, mengatakan kepada AFP, pemadaman listrik itu sangat dahsyat, membuat komunitasnya gelap gulita.

"Saya hendak duduk ketika listrik padam. Saya bahkan tidak lapar lagi, listrik tiba-tiba disita," kata pria berusia 50 tahun itu kepada AFP. "Situasi ini tidak bisa dipertahankan, tidak ada yang bisa hidup seperti ini."

Dengan sistem kelistrikan yang sudah usang, pulau berpenduduk 9,7 juta jiwa ini mengalami tiga kali pemadaman listrik yang meluas dalam tiga bulan terakhir tahun 2024, dua di antaranya masing-masing berlangsung beberapa hari.

Kondisi ini memperparah krisis ekonomi terdalam di negara komunis itu dalam 30 tahun terakhir, yang telah menyebabkan kekurangan makanan, obat-obatan, bahan bakar, dan inflasi yang merajalela.

"Mengingat pemadaman tak terduga pada sistem kelistrikan nasional, kami sudah bekerja tanpa lelah untuk pemulihan tercepat," tegas Perdana Menteri Manuel Marrero Cruz, dalam sebuah posting di X.

Jumat malam menandai pemadaman listrik umum pertama tahun 2025, tetapi warga menghadapi pemadaman listrik hampir setiap hari selama empat atau lima jam di sebagian besar Havana, sementara di provinsi-provinsi pedesaan periode tanpa listrik dapat berlangsung bisa 20 jam atau lebih.

Delapan pembangkit listrik tenaga termal Kuba, yang hampir semuanya beroperasi pada tahun 1980-an atau 1990-an, mengalami kegagalan rutin. 

Dan tongkang listrik terapung Turki yang membantu meningkatkan jaringan listrik nasional Kuba diisi dengan bahan bakar impor yang mahal yang seringkali persediaannya terbatas.

Menghadapi kebutuhan mendesak seperti itu, Kuba berupaya keras untuk memasang serangkaian setidaknya 55 pembangkit listrik tenaga surya dengan teknologi Tiongkok pada akhir tahun ini. 

Menurut pihak berwenang, fasilitas ini akan menghasilkan sekitar 1.200 megawatt listrik, sekitar 12 persen dari total nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
BPOM Segel Gudang Penyimpan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.