Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PLN Pastikan Tidak Ada Lagi Pemadaman Listrik di Pulau Jawa

📅 Jumat, 03 Jul 2026, 08:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
PLN Pastikan Tidak Ada Lagi Pemadaman Listrik di Pulau Jawa Doc: ANTARA
Ket. Tangkapan layar- Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XII DPR RI di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

JAKARTA - Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo memastikan tidak ada lagi pemadaman listrik di Jawa, dan pihaknya memperkuat sistem kelistrikan agar kejadian itu tidak terjadi kembali.

"Kondisi sistem kelistrikan terutama di Jawa sudah tidak ada lagi pemadaman bergilir sejak tanggal 21 Juni 2026," kata Darmawan di Jakarta, Kamis, saat Rapat Dengar Pendapat Komisi XII DPR RI.

Darmawan mengatakan bahwa PLN akan menjaga dan mengantisipasi pemadaman listrik di Pulau Jawa melalui program penguatan keandalan sistem yang telah direncanakan sesuai dengan arahan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Menurut dia, penjagaan sistem kelistrikan melalui penambahan pasokan batubara dengan kalori menengah sampai tinggi, yaitu 4.500 kalori ke atas yang dialokasikan khusus untuk PLN dari Kementerian ESDM sebesar 1,8 juta ton "on top" dari "existing supply" untuk bulan Juli.

"Kemudian 3 juta ton per bulan dari bulan Agustus sampai bulan Desember, sehingga di sini ada penambahan kapasitas daya tampung pasok sebesar 5 giga Watt (HW) di atas 35,9 GW," ujarnya.

Darmawan menambahkan dengan adanya penambahan pasokan listrik, membuat sistem kelistrikandi Pulau Jawa menjadi jauh lebih andal lagi.

Selain itu lanjut dia, pada tahun 2027 ada penambahan 4,6 GW pasokan listrik. Dengan adanya penambahan tersebut membuat sistem di Jawa ini, yang tadinya mengalami pemadaman bergilir, sistemnya akan langsung meningkat menjadi jauh lebih andal.

Darmawan mengakui secara volume, batu bara produksi nasional untuk yang kalori rendah dahulu persentasinya lebih kecil daripada kalori yang tinggi. Tetapi sejalan dengan proses waktu, maka produksi batu bara kalori yang rendah itu meningkat, sedangkan produksi batu bara dengan kalori yang menengah dan tinggi semakin menurun.

"Dengan adanya ini, kendala penyediaan energi listrik yang sempat terjadi di Pulau Jawa, ini menjadi terkoreksi dan pemadaman bergilir berhasil diselesaikan dengan baik," katanya menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Rona
BDx Mulai Bangun Pusat Data...
Advertisement
Jalan-jalan ke Jakarta, Eeee...Bupati Bolaang Mondondow Utara Malah Diciduk KPK, Jajaran Pemkab Belum Bisa Bereaksi

Jalan-jalan ke Jakarta, Eeee...Bupati Bolaang Mondondow Utara Malah Diciduk KPK, Jajaran Pemkab Belum Bisa Bereaksi

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.