Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur NTB tawarkan tiga peluangan investasi strategis

📅 Selasa, 11 Mar 2025, 16:40 WIB | Oleh:
Gubernur NTB tawarkan tiga peluangan investasi strategis Doc: ANTARA/HO-Diskominfotik NTB
Ket. Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal (tengah) memaparkan beragam peluang investasi untuk membuat NTB makmur dan mendunia dalam forum Economic Talk NTB yang digelar di Mataram, Senin (10/3).

Mataram -- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal mengungkapkan ada tiga peluang investasi strategis di Nusa Tenggara Barat (NTB) berupa pengembangan panel surya, peternakan sapi, dan pariwisata.

"Sektor yang banyak diminati oleh investasi adalah yang pertama pada sektor solar panel, karena permintaan listrik di Nusa Tenggara Barat terjadi kenaikan 11 persen per tahun," ujarnya di Mataram, Senin.

Iqbal mengatakan permintaan setrum hijau yang meningkat tersebut membuktikan ada proses industrialisasi yang sudah berjalan, sehingga terjadi lonjakan permintaan yang terbilang tinggi.

Berdasarkan data Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), potensi energi baru terbarukan paling besar di Nusa Tenggara Barat adalah surya mencapai 10.628 megawatt, kemudian diikuti oleh setrum tenaga angin sebesar 2.605 megawatt, bioenergi sebanyak 298 megawatt, dan sampah kota mencapai 32 megawatt.

Hingga pertengahan tahun 2024, kontribusi energi terbarukan dalam bauran energi daerah sudah mencapai 22,43 persen yang terdiri dari berbagai sumber seperti B35 (Bio Solar), PLTS On Grid, PLTS Off Grid, PLTM, cofiring PLTU dengan biomassa, dan biogas skala rumah tangga.

Gubernur Iqbal menegaskan bahwa Pemerintah NTB tidak sekedar mendorong investasi pada sektor energi, tetapi juga mencari sektor energi lain yang potensial untuk menyelesaikan persoalan lokal berupa timbulan sampah.

"Kami mencari investor-investor yang bisa memanfaatkan sampah yang ada, sampah pemilahan yang utama, sehingga kita bisa gunakan untuk energi," ucapnya.

Lebih lanjut Iqbal mengatakan bahwa lapangan usaha yang punya peluang menjanjikan untuk para investor adalah pertanian dan peternakan, terutama sapi.

Badan Pusat Statistik menyebut jumlah sapi di Nusa Tenggara Barat pada tahun 2023 mencapai 810.070 ekor. Sejak 2013 sampai 2023, jumlah sapi dan kerbau di wilayah tersebut mengalami pertumbuhan 10 persen per tahun.

Populasi sapi paling banyak berada di Kabupaten Sumbawa, Bima, Lombok Tengah, Dompu, dan Lombok Timur.

"Khususnya sapi, investor harus menciptakan ekosistem, bukan sekadar berinvestasi," tegas Iqbal.

Peluang investasi ketiga yang dapat dijajaki oleh pemilik modal adalah sektor pariwisata, terutama Pulau Lombok bagian selatan yang kini menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Pemerintah NTB segera mempublikasi peluang pariwisata tersebut agar informasi tentang wisata olahraga yang berada di sana bisa tersebar luas.

"Sejauh ini belum ada kompetitornya di Asia Tenggara dan itu merupakan nilai lebih untuk Nusa Tenggara Barat. Kami ingin menjadi pusat aero sport di nasional karena Nusa Tenggara Barat memiliki keindahan alam yang bisa dinikmati mulai dari udara hingga darat," pungkas Iqbal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Nasional
Kapan Wisata Bromo Dibuka L...
Nasional
Kapal Pesiar Swasta Dipakai...

Akses Wisata Ke Bromo akan Dibuka Jika Benar-benar Aman

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Akses Wisata Ke Bromo akan ...
PT KAI: LRT Jabodebek Perpanjang Layanan hingga Tengah Malam pada 17 Agustus

PT KAI: LRT Jabodebek Perpanjang Layanan hingga Tengah Malam pada 17 Agustus

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.