Tiongkok Temukan Sumber Energi 'Tak Terbatas', Diklaim Bisa untuk 60.000 Tahun
📅 Kamis, 06 Mar 2025, 12:57 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: SCMP/Reuters
JAKARTA - Tiongkok telah menemukan sumber energi 'tak berujung' yang dapat menyediakan cukup bahan bakar untuk negara itu selama 60.000 tahun, para ahli geologi Beijing mengklaim.
Kompleks pertambangan Bayan Obo di Mongolia Dalam, daerah otonom di Tiongkok utara, mungkin mengandung cukup thorium untuk memenuhi kebutuhan energi Tiongkok 'hampir selamanya', menurut survei nasional.
Unsur yang sedikit radioaktif ini dapat digunakan untuk membuat jenis pembangkit listrik tenaga nuklir yang disebut reaktor garam cair yang dapat menyediakan energi dalam jumlah besar.
Para ilmuwan memperkirakan kompleks pertambangan tersebut dapat menghasilkan 1 juta ton thorium jika dieksploitasi sepenuhnya, menurut The South China Morning Post yang memperoleh laporan survei yang dideklasifikasi.
Studi tersebut mengklaim bahwa sumber daya thorium dalam limbah pertambangan Tiongkok 'tetap sama sekali tidak tersentuh' dan jika diekstraksi dengan benar, dapat menjadi cukup besar untuk mengakhiri ketergantungan dunia terhadap bahan bakar fosil.
Sebaiknya Anda baca juga:
Para peneliti lebih lanjut menduga limbah penambangan selama lima tahun dari lokasi bijih besi di Mongolia Dalam mengandung cukup thorium untuk memenuhi kebutuhan energi orang Amerika selama lebih dari 1.000 tahun.
Laporan itu muncul saat Tiongkok, Russia, dan AS berlomba-lomba memperluas teknologi nuklir mereka dan menjadikan energi nuklir sebagai sumber daya utama.
Studi tersebut mengidentifikasi 233 zona kaya thorium di seluruh negeri dan, jika akurat, menunjukkan bahwa cadangan thorium di Tiongkok secara signifikan melebihi perkiraan sebelumnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Apa Itu Thorium?
Thorium, unsur radioaktif yang terjadi secara alami, telah lama dipandang sebagai alternatif yang menjanjikan bagi uranium tradisional untuk reaktor nuklir. Tidak seperti uranium, torium menawarkan hasil energi yang jauh lebih padat, para ahli memperkirakan thorium mengandung potensi energi hingga 500 kali lebih banyak daripada uranium-232 konvensional.
Implikasi dari temuan ini sangat besar. Jika dimanfaatkan secara efisien, torium dapat menghasilkan bentuk energi nuklir yang lebih bersih, lebih aman, dan lebih berkelanjutan yang menghasilkan limbah yang jauh lebih sedikit beracun.
"Selama lebih dari satu abad, negara-negara telah terlibat dalam perang memperebutkan bahan bakar fosil. Ternyata sumber energi yang tak terbatas itu terletak tepat di bawah kaki kita," kata seorang peneliti yang berbasis di Beijing, yang berbicara dengan syarat anonim, kepada South China Morning Post.
Pakar tersebut menjelaskan pentingnya penemuan itu, mengklaim 'setiap negara memiliki thorium' dan ia berpendapat bahwa penggunaannya dapat merevolusi industri energi.
"Bayangkan kapal kargo yang ditenagai oleh reaktor seukuran kontainer melintasi lautan selama bertahun-tahun tanpa mengisi bahan bakar," kata ahli geologi itu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!