Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur South Carolina Umumkan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan

📅 Senin, 03 Mar 2025, 16:20 WIB | Oleh:
Gubernur South Carolina Umumkan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Ilustrasi kebakaran hutan di negara bagian South Carolina, Amerika Serikat.

ISTANBUL - Gubernur negara bagian South Carolina, Amerika Serikat (AS) Henry McMaster, pada Minggu (2/3) mengumumkan keadaan darurat seiring dengan maraknya kebakaran hutan yang melanda negara bagian tersebut.

Dilaporkan NBC News, petugas pemadam kebakaran tengah berupaya keras untuk mengendalikan kobaran api.

Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan langit berwarna oranye akibat kebakaran hutan yang melanda Carolina Forest di kawasan Myrtle Beach.

Video lain memperlihatkan kepulan asap dan serpihan puing yang memenuhi udara akibat kebakaran di halaman belakang rumah di daerah Red Hill yang berdekatan.

McMaster menyebutkan bahwa lebih dari 175 titik kebakaran saat ini terjadi di berbagai wilayah South Carolina, termasuk di Horry, Spartanburg, Union, Oconee, dan Pickens, dengan luas area terdampak mencapai 4.200 hektare.

"Keadaan darurat ini memastikan bahwa petugas pertolongan pertama yang bekerja tanpa kenal lelah dan mempertaruhkan nyawa mereka untuk melindungi komunitas dari kebakaran hutan ini memiliki sumber daya yang mereka butuhkan," ujar McMaster dalam pernyataannya.

"Kondisi kebakaran yang berbahaya mengharuskan larangan pembakaran di seluruh negara bagian tetap berlaku hingga pemberitahuan lebih lanjut. Siapa pun yang melanggar larangan ini akan menghadapi tuntutan pidana," tambahnya.

Komisi Kehutanan South Carolina menyatakan bahwa County Horry menerima bantuan dari mitra negara bagian, termasuk penggunaan pesawat untuk menjatuhkan air guna memadamkan api.

Sekitar 410 personel dan sedikitnya 128 unit pemadam kebakaran dikerahkan dalam upaya penanggulangan bencana.

Evakuasi telah dilakukan di delapan lingkungan permukiman, dengan sekitar 135 warga mengungsi di Carolina Forest Recreation Center di Kabupaten Horry, menurut laporan Palang Merah South Carolina.

"Personel akan terus bersiaga hingga kebakaran ini dapat sepenuhnya dikendalikan," kata Komisi Kehutanan South Carolina.

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa atau kerusakan bangunan, menurut keterangan pejabat setempat. Sebuah video yang diambil dari pesawat memberikan tampilan udara yang menunjukkan besarnya skala kebakaran.

Perintah evakuasi juga telah diberlakukan di beberapa lingkungan permukiman di kawasan Myrtle Beach, termasuk Spring Lake, Waterford, dan Avalon, yang tetap harus dikosongkan hingga situasi kebakaran dan kondisi cuaca membaik.

Komisi kehutanan meminta warga untuk segera mengungsi jika diperintahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
kj cup 26

Pemain Bertahan Ceko Direkrut PSIM Yogyakarta

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Bertahan Ceko Direkr...

Piala Presiden Menjadi Ajang Antara Membentuk Skuad Persebaya

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Presiden Menjadi Ajan...

Sisi Wisata Kesehatan Belum Digarap Serius  

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Sisi Wisata Kesehatan Belum...

Indonesia Masih Kekurangan Tenaga untuk Sektor Pariwisata

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Indonesia Masih Kekurangan ...

Jangan Tercekok Hujan Ringan, Kemarau Masih Panjang

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Jangan Tercekok Hujan Ringa...
Luar Negeri
Hari Ini 60 Negara Mitra Am...

Penyaluran KUR NTT Perlu Digenjot Lagi

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Penyaluran KUR NTT Perlu Di...
Ada Demo di Empat Titik Kawasan Jakpus, Polisi Siagakan 687 Personel Gabungan

Ada Demo di Empat Titik Kawasan Jakpus, Polisi Siagakan 687 Personel Gabungan

24 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.