Semoga Mudik Lebih Aman dan Nyaman, Pemerintah Pastikan Infrastruktur Tuntas Sebelum Lebaran
📅 Minggu, 02 Mar 2025, 14:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara/ Azmi Samsul Maarif
TANGERANG – Mudik Lebaran ke kampung halaman adalah tradisi tahunan yang dilakukan banyak orang, terutama di Indonesia, untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga besar. Biasanya, momen ini dimanfaatkan untuk berkumpul, bersilaturahmi, dan menikmati suasana kampung setelah sekian lama merantau.
Dukungan infrastruktur sangat krusial dalam kelancaran mudik Lebaran karena berpengaruh langsung terhadap kenyamanan, keamanan, dan efisiensi perjalanan jutaan pemudik. Tanpa infrastruktur yang memadai, mudik bisa menjadi lebih melelahkan dan penuh risiko.
Pemerintah Indonesia mendorong percepatan penyelesaian pembangunan infrastruktur jalan sebagai mendukung mobilitas untuk mudik Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah/ 2025 Masehi.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Tangerang, Sabtu (1/3), mengatakan agar pihak-pihak terkait bisa segera melakukan penyelesaian proyek-proyek perbaikan infrastruktur seperti jalan tol fungsional, jembatan, dan perbaikan jalan pendukung jalur mudik.
"Oleh karena itu beberapa hal yang harus disiapkan pertama terkait dengan infrastruktur jalan, baik jalan tol, jalan no tol dan berbagai fasilitas pendukung transportasi bisa segera diselesaikan agar bisa digunakan oleh masyarakat," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia mengatakan, selain melakukan percepatan penyelesaian infrastruktur, pemerintah juga mendorong agar lembaga dan Kementerian terkait dapat segera memperbaiki serta menambah fasilitas pendukung untuk mudik Lebaran.
"Berbagai fasilitas pendukung transportasi baik darat, laut dan udara ini juga harus kita pastikan. Maka, Menteri Perhubungan dan Menteri PU setiap saat berupaya untuk menghadirkan fasilitas yang semakin baik lagi," ujarnya.
AHY mengungkapkan, sebagai mendukung kelancaran perjalanan darat mudik, maka pemerintah juga saat ini tengah menyiapkan sejumlah posko-posko keamanan, keselamatan dan kesehatan. Upaya ini dilakukan sebagai memberi rasa aman serta nyaman kepada masyarakat yang nantinya menjalankan perjalanan pulang kampung.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Nanti posko ini dihadirkan di sejumlah titik, khususkan di lokasi-lokasi yang berpotensi terjadi kecelakaan. Karena selama ini secara statistik maupun juga potensi bencana yang kedua kami juga ingin memastikan adanya optimalisasi layanan transportasi," ungkapnya.
Dalam hal ini, pemerintah secara resmi menurunkan harga tiket pesawat penerbangan dalam negeri hingga tarif perjalanan tol selama periode mudik Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi.
Kebijakan terkait penurunan tarif pesawat angkutan udara dan darat tersebut, merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk membantu masyarakat dalam rangka mengurangi beban harga tiket perjalanan.
"Agregatnya bisa seperti penurunan harga tiket di masa Natal tahun lalu, tapi yang lebih membahagiakan ada insentif tambahan berupa PPN sebagian ditanggung pemerintah sebesar 6 persen. Ini yang akhirnya secara agregat mudah-mudahan pemerintah bisa menurunkan harga tiket pesawat itu," katanya.
Dia menyebutkan, dengan adanya kebijakan penurunan harga tiket pesawat khususnya untuk perjalanan domestik, secara keseluruhan penurunannya mencapai angka 13 hingga 14 persen.
Dimana, katanya akomodasi harga tiket tersebut merupakan hasil kerjasama antar lembaga dan kementerian terkait seperti BUMN, Menhub, Kementerian PUPR hingga Kementerian Keuangan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!