Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jejak Transformasi Keberlanjutan Bank Mandiri Menuju “Net Zero Emission” 2060

📅 Jumat, 28 Feb 2025, 11:32 WIB | Oleh:

Perintis di Asia Tenggara

Adapun, partisipasi langsung Bank Mandiri terlihat pada penerbitan obligasi hijau (Green Bonds). Perseroan tercatat telah melakukan Domestic Green melalui Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) senilai 10 triliun rupiah hingga tahun 2025. Pada Mei 2023, Bank Mandiri telah menyelesaikan tahap pertama dari PUB senilai 5 triliun rupiah yang kelebihan permintaan.

Bank juga pada 2022, meluncurkan ESG Repurchase Agreement (Repo) yang pertama di Indonesia, sekaligus sebagai salah satu lembaga perintis di Asia Tenggara. ESG Repo senilai 500 juta dollar AS itu digunakan untuk pembiayaan kembali lingkungan hidup dan sosial proyek, selaras dengan Sustainability Bond Bank Mandiri.

Sebelumnya, Bank Mandiri berhasil mendapatkan pendanaan sebesar 300 juta dollar AS pada April 2021 melalui penerbitan perdana Sustainability Bond. Obligasi tersebut akan jatuh tempo dalam lima tahun dengan tingkat kupon 2,0 persen. Lembaga pemeringkat obligasi, Moody’s dan Fitch Rating memberikan peringkat tingkat investasi pada obligasi tersebut yang menunjukkan peringkat kepercayaan tinggi investor terhadap sekuritas tersebut. Dana yang diperoleh dari penerbitan obligasi itu ditujukan untuk pembiayaan kembali proyek-proyek keberlanjutan yang memenuhi syarat.

Fungsi Intermediasi

Dalam menjalankan fungsi intermediasi, Bank Mandiri selanjutnya menyalurkan dana-dana hijau tersebut ke pembiayaan yang berkelanjutan. Sebagai penyedia dukungan keuangan keberlanjutan, Bank Mandiri sangat selektif dengan menyalurkan ke entitas yang sedang melakukan transformasi signifikan untuk menyelaraskan bisnis dan/atau operasi mereka dengan jalur yang konsisten dengan tujuan Kesepakatan Paris (Paris Agreement) atau target ENDC. 

Entitas yang memenuhi syarat harus menunjukkan strategi transisi yang jelas dengan target yang dapat diukur dan bukti pelaksanaan. Dengan memfasilitasi bisnis dalam transisi mereka menuju model yang berkelanjutan, mekanisme pembiayaan itu berkontribusi pada upaya lebih luas dalam tindakan iklim.

Dalam menyalurkan pembiayaan dari hasil obligasi hijau, Bank Mandiri mengikuti 11 kriteria Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) seperti tertuang dalam POJK 60/2017. Kriteria kegiatan yang berwawasan lingkungan itu seperti energi terbarukan, transportasi bersih, pengelolaan sumber daya alam hayati yang ramah lingkungan dan penggunaan lahan serta hijau bangunan. 

Di segmen ritel, seiring dengan kemajuan pesat sektor energi dan transportasi, maka Bank Mandiri juga membiayai kendaraan listrik (EV) dan panel surya sebagai teknologi yang dinamis dan transformatif. 

Tidak ketinggalan, perseroan juga menawarkan KPR Hijau berupa asilitas pembiayaan bagi nasabah yang berminat membeli properti dengan sertifikat banguan hijau oleh lembaga sertifikasi.

Secara keseluruhan, portofolio pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri pada 2024 kata Darmawan sudah mencapai 293 triliun rupiah atau tumbuh signifikan 15,2 persen secara tahunan atau year on year (yoy) dari tahun 2023 yang tercatat sebesar 149 triliun rupiah.

“Hal itu mencerminkan komitmen perseroan dalam mendukung pembiayaan berkelanjutan. Salah satunya lewat kontribusi pada sektor Energi Baru Terbarukan (EBT), yang hingga akhir 2024 telah mencapai 11,8 triliun rupiah atau tumbuh 21 persen secara tahunan,” kata Darmawan. 

Berkaitan dengan partisipasi tidak langsung, Bank Mandiri papar Darmawan juga proaktif memperkenalkan produk investasi ritel yang selaras dengan prinsip-prinsip ESG, misalnya dengan menawarkan Sukuk Hijau Indonesia dan Obligasi Hijau. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.